SuaraBanten.id - Pemudik yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak nampaknya mesti mengetahui informasi terkait titik penyekatan Mudik Lebaran 2021 nanti.
Tak hanya di Pelabuhan Merak penyekatan dilakukan pada lokasi rawan dilintasi pemudik lainnya di wilayah Hukum Polres Cilegon. Ada sekira 7 titik penyekatan pemudik di sepanjang wilayah hukum Polres Cilegon.
Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono mengatakan, pemudik yang nekat menerobos larangan Mudik Lebaran 2021 akan dihalau oleh aparat gabungan dari Polres Cilegon. Pihaknya saat ini sudah menentukan sebanyak 7 pos pengamanan untuk para pemudik yang nekat.
"Titiknya itu, di simpang PCI, Gerem bawah, depan KSKP Merak, BBJ Bojonegara, Ciwandan, Anyer, dan Teneng," urainya saat dikonfirmasi SuaraBanten.id.
Dari 7 titik pos pengamanan itu, lanjut Sigit, pihaknya akan mempertebal 3 pos pengamanan yang di nilai rawan yakni di Gerem Bawah, Depan KSKP Merak dan BBJ Bojonegara.
Baca Juga: Kisah Mualaf Isya Jeeperson, Ibunda Ancam Mati Jika Pindah Agama
"Misalkan jika ada mobil angkutan barang kita tetep akan periksa, karena berkaca pada pengalaman tahun lalu, pemudik masuk mobil barang," ungkapnya.
Sigit mengungkapkan, personel yang akan diterjunkan oleh Pollres Cilegon sebanyak 300 lebih personel, namun pihaknya akan dibantu oleh TNI, Dishub, Dinkes, dan Satpol PP.
"Jadi total personel seluruhnya yakni 625 personel, kita akan perkuat," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, pelarangan mudik lebaran 2021 terus gencar disosialisasikan oleh pihak kepolisian beserta jajaran. Saat ini, pihak kepolisian pun sudah membuat titik atau lokasi penyekatan.
Setelah masuk tanggal 6 mei 2021 pukul 00.00 WIB. Jangan harap pemudik bisa lewat, titik dan lokasi sudah disiapkan petugas menuju ke pelabuhan dan bahkan di sekitaran pelabuhan Merak.
Baca Juga: Berubah! Larangan Mudik Mulai 22 April, Pengetatan Hingga ke Jalur Tikus
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Inspektur Jendral Polisi (Irjen Pol) Istiono mengatakan, sebelum tanggal 6 mei 2021 pemudik akan mendapatkan pemeriksaan disaat memasuki wilayah Cilegon.
Berita Terkait
-
Mudik Lebaran 2025 Sepi, Pengamat Ungkap Biang Keroknya
-
Pakar Sebut Penurunan Jumlah Pemudik pada Lebaran 2025 Disebabkan Efisiensi Anggaran
-
Rekor Mudik Lebaran 2025! KAI Angkut 2,2 Juta Penumpang, Stasiun Ini Paling Ramai
-
Cegah Kepadatan Arus Balik Lebaran, Pemudik Akan Dialihkan Lewat Tol Fungsional Jakarta-Cikampek II
-
Jumlah Pemudik Turun, Rano Karno: Mungkin karena Ekonomi
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kawasan Banten Lama Dipadati Ribuan Peziarah Pada Libur Lebaran
-
Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil Dipadati Ribuan Wisatawan
-
Perayaan HUT Kabupaten Pandeglang Bakal Digelar Sederhana, Buntut Efisiensi Anggaran
-
Pantai Batu Saung Anyer Dipadati Wisatawan Saat Libur Lebaran 2025
-
KMP Mutiara Ferindo II Kebakaran, 17 ABK Dievakuasi Tim SAR