SuaraBanten.id - Keberadaan makam kramat 7 sumur 7 pancuran mas di Desa Lebakwana, Kecamatan Kramatwatu, banyak disalahgunakan oleh peziarah dari luar daerah.
Bagaimana tidak, kedatangan peziarah ke tempat tersebut hanya untuk meminta sesuatu sesuai keinginan atau meminta pusaka yang di yakini ada di makam para wali itu dan peninggalan para wali.
Secara aqidah, hal itu sudah menyimpang. Namun kuncen makam kramat 7 sumur 7 pancuran mas itu selalu mengingatkan kepada peziarah yang datang dengan maksud meminta kepada kuburan.
"Minta itu tetap kepada Alloh SWT, jangan ke kuburan. Seharusnya kita ziarah itu untuk silaturahmi, kepada orang tua kita. Para wali ini lah yang dekat dengan sang pencipta dan sekaligus orang tua kita," kata Huzaeni, penjaga makam.
Pria yang akrab di sapa haji Jen itu, tidak menapik banyak peziarah dari luar daerah dengan maksud dan tujuan tidak baik, seperti menginginkan benda pusaka, berupa kris dan sebagainya, atau yang meminta pesugihan juga.
"Banyak mas, yang minta seperti itu. Saya kan disini hanya bertugas menjaga dan merawat saja. Saya sering arahkan dan nasehati kalau ada yang seperti itu," kata pria paruh baya itu.
Diketahui, sumur 7 yang berada di Desa Lebakwana berawal dari para wali yang menggunakan tempat tersebut sebagai tempat perkumpulan, untuk syiar islam di wilayah Banten. Kisah sumur 7 itu, bak kisah Nabi Ibrahim, Siti Hajar dan anaknya Nabi Ismail.
Kala itu, saat para wali melakukan perkumpulan bersama Syehk Mansur Cikaduen, waktu solat pun tiba. Sementara di sekitaran tempat perkumpulan tidak ada air meski sedikit, jangankan untuk mandi untuk berwudu saja tidak ada.
Syehk Mansur yang konon memiliki tongkat sakti langsung menancapkan tongkatkan ke tanah, setelah di cabut keluar lah sumber mata air dari dalam tanah, begitulah secarcik kisah sumur 7 berawal.
Baca Juga: Al Quran Raksasa di Cilegon Berukuran 1,81 Meter
"Sumur 7 ini berada pada saat Kesultanan Maulana Hasanudin saat itu yang hendak merebut kekuasaan dari pucuk umun, di wilayah Banten. Berkat kerja keras para wali akhirnya pucuk umun bisa di usir oleh Sultan Maulana Hasanudin ke wilayah Banten Selatan," kata haji Jen.
Pengunjung yang ingin mandi dan berziarah, tidak terlalu sulit, untuk bisa sampai ke makam kramat 7 sumur 7 pancuran mas. Sekitar kurang lebih 1,5 KM dari balai Desa Lebakwana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.
Persis di tengah-tengah penduduk, gapura bertulisan Makam kramat 7 sumur 7 pancuran mas berada. Sekitar 500 meter masuk dari plang itu menuju makam dan sumur kramat. Jalan setapak, dan terlihat belum ada pengerasan mewarnai perjalanan menuju makam kramat 7 sumur 7 pancuran mas itu.
Sampai di lokasi, pelang cagar budaya dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang menyambut para pengunjung. Dalam tulisan tersebut terdapat, nama-nama wali yang pada saat itu menjadi panglima perang dalam penyebaran islam di tanah Banten.
Makam Kramat 7 sumur 7 pancuran mas selain di jadikan objek wisata oleh masyarakat luar. Sumur 7 pun sering digunakan untuk mandi oleh masyarakat sekitar, bahkan untuk minum langsung oleh warga sekitar sepulang bertani dari sawah.
Berita Terkait
-
216 Pedagang Direlokasi, Setu Babakan Disiapkan Jadi Sentra Kuliner Betawi
-
Ubah Wajah Kampung Ambon, Pemkot Jakbar Kaji Pembangunan Taman dan Lapangan Olahraga
-
Gus Ipul Dorong Wali Asuh dan Wali Asrama Jadi Teladan bagi Siswa di Padang
-
Gus Ipul Pesan kepada Wali Asuh dan Wali Asrama: Jalankan Tugas dengan Hati
-
Pramono Ungkap Jurus Atasi Macet ke Wali Kota New York
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
BRI Peduli Resmikan Jembatan Gantung di Cianjur, Akses Sekolah dan Ekonomi Warga Makin Mudah
-
Membangun Ekonomi dari Desa, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih
-
Update Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel: 2 Orang Tewas, 11 Luka-Luka, Korban Parah Dirujuk
-
Teka-teki Ledakan Pasar Cimanggis Terkuak, Ruko Ternyata Tempat Suplai Buah MBG
-
Ledakan Keras Hantam Kawasan Pasar Cimanggis Ciputat