SuaraBanten.id - Seorang mahasiwa perguruan tinggi perguruan tinggi swasta di Banten berinisial MM (20) ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Kampung Encle Rt 001 Rw 005, Desa Buaran Mangga, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.
Kapolsek Pakuhaji AKP Dodi Abdurohim mengatakan, korban pertama kali ditemukan tewas gantung diri oleh kakak kandungnya yang saat itu hendak membetulkan AC nya yang rusak.
Saat ditemukan, sambungnya, korban sudah dalam keadaan tewas dan menggantung menggunakan seutas tali di lorong rumahnya.
“Saat itu keluarga yang mengetahui korban gantung diri langsung menurunkannya yah dan sempat dibawa ke RSUD Pakuhaji tapi memang korban sudah meninggal sebelum mendapat penanganan medis,” ungkapnya.
Informasi yang dihimpun BantenHits.com-Jaringan SuaraBanten.id, MM nekat bunuh diri pada Jumat 16 April 2021 lalu lantaran diduga depresi akibat penyakit sinusitis yang dideritanya selama dua tahun tak kunjung sembuh.
“Ya benar, kejadiannya kemarin Jumat (16/4/2021) kita terima laporan sekitar jam 8 malam tapi kejadiannya sekitar jam 2 siang, pada saat kita ke TKP korban sudah dikuburkan,” ungkapnya.
Dari informasi keluarga, lanjutnya, motif korban nekat gantung diri diduga karena depresi, karena memiliki riwayat penyakit sinusitis selama hampir dua tahun yang tak kunjung membaik.
Ia menambahkan, pihak keluarga juga sudah membuat surat pernyataan untuk tidak mengusut dan tidak dilakukan penyelidikan atas tewasnya pemuda yang dikenal rajin beribadah tersebut.
“Keluarga sudah buat surat pernyataan untuk tidak mengusut dan mengaku sudah ikhlas menerima musibah tersebut,” pungkasnya.
Baca Juga: Anggota Brimob dan Kopassus Dikeroyok di Kebayoran Baru, Pelaku Misterius
Berita Terkait
-
Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter
-
Buntut Nelayan Tewas Janggal di Sel Tahanan, 4 Anggota Polsek Kajang Diperiksa dan Dipatsus
-
Kontak Tembak di Nduga Papua: 2 Anggota OPM Tewas, TNI Sita Senjata dan Rp88 Juta
-
Mahasiswa ITB Meninggal saat Ikut Ultra Marathon 2026, Sempat Dirujuk ke RS
-
Tawuran Remaja di Ciracas, Satu Korban Tewas Kena Luka Bacok Parah di Leher
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu