SuaraBanten.id - Belum rampung persoalan dengan Hotma Sitompul, Desiree Tarigan kini malah dilaporkan Mantan Asisten Rumah Tangga (ART) Desiree Tarigan dan Bambang Reguna Bukit alias Bams eks Samson bernama Irni.
Laporan mantan ART Desiree Tarigan tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Kombes Pol Yusri Yunus saat ditemui di Mapolda Metro Jaya.
"Jadi 14 April yang lalu melaporkan ke Polda Metro Jaya bahwa yang bersangkutan dirampas kemerdekaannya sesuai dengan persangkaan di Pasal 333 KUHP Juncto Pasal 30," kata Yusri Yunis di Polda Metro Jaya, Kamis (15/4/2021).
Kini laporan itu sedang dalam tahap penyelidikan oleh Polda Metro Jaya. Seperti yang tertera dalam laporan polisinya, Irni melaporkan Vino, Prianka Reguna Bukit, Bambang Reguna Bukit (Bams eks Samsons) dan Desiree Tarigan.
"Yang dilaporkan ke PMJ dengan terlapor ada 4 orang yang sekarang msih dalam tahap penyelidikan dari penyidik," ungkapnya.
Ditambahkan Yusri Yunus, pihak kepolisian sudah melakukan klarifikasi kepada Irni. Rencananya mereka akan menghadirkan dua saksi atas laporan tersebut.
"Kemarin kami sudah klarifikasi kepada pelapor sendiri dengan membawa bukti-bukti yang ada," terangnya.
"Kemudian hari ini jam 2 siang ada dua orang saksi yang melihat yang rencananya akan kita klarifikasi hari ini dengan membawa bukti kepada penyidik," sambungnya lagi.
Pihak kepolisian berencana memanggil pihak terlapor yang tak lain Desiree Tarigan, Bams eks Samsons dan dua orang lainnya. Namun belum diketahui kapan pastinya.
Baca Juga: Mantan ART Ngaku Disekap, Polisi Siap Periksa Bams eks Samsons dan Ibunya
"Rencana ke depan nanti kalau sudah terkumpul semuanya baru akan kita klarifikasi kepada para terlapor masih kita jadwalkan karena ini masih dalam tahap penyelidikan. Terlapornya nanti kita panggil," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, Bambang Reguna Bukit alias Bams eks Samson serta ibunda, Desiree Tarigan dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh perempuan yang mengaku sebagai asisten rumah tangga (art) dari ibu dan anak itu.
Irni nama si art mengaku disekap selama dua hari pada 24 hingga 24 Februari 2021. Bahkan handphonenya ikut disita . "Handphone saya disita dua hari sama orang-orang. Mataku dicolok-colok sampai dia ngatain aku gila, apalah segala macam," kata Irni menahan tangis.
Irni diduga telah menjadi mata-mata untuk seseorang berinisial M. "Dituding merusak rumah tangganya, dituding menerima bayaran untuk mematai. Itu semua tidak benar," tutur Irni.
Ada pula laporan polisi art bernama Irni itu sudah terdaftar dengan nomor LP/1839/IV/YAN.2.5/2021/ SPKT PMJ atas kasus dugaan merampas kemerdekaan orang lain, terhitung sejak 06 April 2021.
Berita Terkait
-
Disebut Punya 'Orang Kuat', Erin Taulany Diduga Intimidasi ART Agar Bungkam soal Kasus Penganiayaan
-
Bawa Bukti Rekam Medis, Mantan ART Erin Taulany Alami Gangguan Jiwa Usai Bekerja: Kondisinya Cemas
-
Setelah Ramai Belum Bayar Gaji, Orang Suruhan Erin Taulany Baru Minta Nomor Rekening Mantan ART
-
Tak Masuk Kerja Berhari-hari, PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas, Polisi: Jasad Mulai Menghitam
-
Kapolri Ungkap Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Jalani Operasi
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Manfaatkan Situasi Toko Tutup, Kepala Minimarket di Cikande Coba Perkosa Kasir di Gudang
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
Seorang Nelayan di Pandeglang Tewas Mengenaskan Usai Rumahnya Meledak Diduga Karena Bom Ikan
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik