SuaraBanten.id - Ustadz Tengku Zul marah Islam dicap teroris pasca bom Gereja Makassar dan serangan Zakiah Aini ke Mabes Polri sebagai terosis perempuan berjilbab.
Dalam pernyataannya, Tengku Zul membuktikan adanya Islamophobia di Indonesia dengan kejadian itu. Menurutnya, ketakutan terhadap agama muslim tersebut terbukti lantaran tidak adanya teroris dari agama lain selain Islam.
Hal itu disampaikan Tengku Zul lewat cuitannya di Twitter, seperti dilihat pada Kamis 1 April 2021.
"Masih banyak yang menyangkal Islamophobia itu ada? Mau bukti?" ujar Tengku Zul.
Ia pun lantas membeberkan sejumlah bukti yang mengungkap terkait keberadaan Islamophobia. Bukti tersebut, menurut Tengku Zul, yakni terkait pertanyaan mengapa tidak ada teroris yang berasal dari agama lain seperti Kristen, Buddha maupun Hindu.
"Kenapa teroris Kristen TIDAK ADA. Teroris Budha TIDAK ADA. Teroris Hindhu TIDAK ADA. Teroris Khong Hu Chu TIDAK ADA. Teroris Katholik TIDAK ADA. Teroris Komunis TIDAK ADA," tuturnya.
Justru yang kerap disebut publik, menurut Tengku Zul, yakni teroris pasti berasal dari agama Islam.
Dalam cuitannya itu, Tengku Zul juga menyertakan nama Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan.
"Yang ada cuma TERORIS ISLAM. Kenapa? (Erdogan)," ungkapnya.
Baca Juga: Generasi Muda Rentan Terpapar Paham Radikalisme
Sebelumya, pendakwah bernama lengkap Tengku Zulkarnain ini juga menanggapi soal teroris yang melakukan aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.
Ia pun mengaku heran melihat foto pelaku bom bunuh diri di Makassar tersebut yang tampak tidak mengenakan helm saat tengah berkendara dengan sepeda motor matic.
Tengku Zul lewat cuitannya di Twitter mempertanyakan keberadaan polisi saat peristiwa bom itu terjadi.
Ia pun bertanya kepada aparat, mengapa pelaku bom bunuh diri di Makassar itu bisa lolos dari pengawasan polisi di jalan raya padahal mereka berkendara tanpa menggunakan helm.
"Ini orang bisa naik motor di jalan raya tidak pakai helm. Polisi pada ke mana ya? Kok bisa lolos naik motor di jalan raya tanpa helm. Saya nanya, nih ya," kata Tengku Zul.
Selain itu, Tengku Zul juga mempertanyakan pihak yang memotret kedua pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar tersebut.
Menurutnya, pasti ada pihak yang sengaja memotret pelaku itu sebelum menjalankan aksinya lantaran dirinya menilai mustahil kedua pelaku tersebut memfoto diri mereka sendiri.
"Terus yang menfoto siapa? Dari mana asal foto? Selfie? Mustahil," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Lawan Balik! Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Tukang Opang di Pandeglang Gugat Gubernur dan Bupati
-
Biaya Service AC Mobil Membengkak? Bisa Jadi Karena Oli & Dryer Terlambat Diganti
-
Tukang Ojek di Pandeglang Jadi Tersangka Usai Penumpang Tewas Akibat Jalan Berlubang