SuaraBanten.id - Polisi sempat menangkap 31 anak asal Tangerang yang hendak menonton langsung sidang perdana Habib Rizieq Shihab yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (16/3) kemarin. Alasan puluhan ABG itu ditangkap polisi karena memicu kerumunan saat sidang kasus pelanggaran protokol kesehatan itu berlangsung.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur Kompol Indra Tarigan mengatakan kedatangan anak-anak pendukung Rizieq itu tanpa sepengetahuan orang tua mereka.
Dari keterangan yang disampaikan polisi, puluhan anak pendukung Rizieq itu janjian untuk datang ke Jakarta menonton langsung persidangan. Mereka tergabung dalam sebuah WhatsApp group (WAG).
"Orang tuanya pada enggak tahu. Anak-anak itu di grup WA (WhatsApp) pertemanan janjiannya," kaata
Usai ditangkap, polisi juga telah memanggil keluarga dari anak-anak itu. 31 pendukung Rizieq yang masih belia itu akhirnya dipulangkan pada Selasa petang.
Indra mengatakan rata-rata ABG yang ditangkap itu masih berusia 14 sampai 16 tahun.
"Itu anak-anak, bocah-bocah 14 tahun (sampai) 16 tahun," kata dia.
Indra menjelaskan, alasan anak-anak itu ditangkap karena sempat berkerumun di sekitar lokasi sidang Rizieq. Dalih lain polisi melakukan penangkapan karena faktor umur yang masih belia.
"Mereka berkerumun dan masih di bawah umur," katanya.
Baca Juga: Sidang Praperadilan HRS Diskors Satu Jam
Berita Terkait
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
-
5 Fakta Panas Bentrok Berdarah di Ceramah Rizieq Shihab yang Sebabkan 15 Orang Terkapar
-
Siapa Dalang Penyerangan di Ceramah Habib Rizieq? 5 Orang Terluka Sajam, Ini Tuntutan HRS
-
Benarkah Ada Surat Perintah di Balik Aksi Tolak Habib Rizieq di Pemalang?
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Misteri Bau Menyengat di Kali Serpong Terjawab, Ini Penyebabnya
-
Sungai di Serpong Berbusa dan Berbau Tajam, Diduga Tercemar Limbah Kimia Industri
-
Puluhan Ribu Peserta BPJS PBI di Tangerang Dinonaktifkan, DPRD: Pemkot Harus Hadir
-
Banten Kembangkan Pariwisata Olahraga, Infrastruktur Jadi Tantangan Utama
-
Anggota Komisi VII DPR RI Minta Kota Mandiri Integrasikan Pariwisata dengan UMKM Lokal