SuaraBanten.id - Sekelompok warga yang melakukan ritual mandi bersama tanpa busana di wilayah Kecamatan Cigeulis, Pandeglang, mengaku menganut aliran kepercayaan Hakekok.
Melansir dari BantenHits (jaringan Suara.com), aliran ini pertama kali dibawa oleh almarhum bernisia E yang diteruskan di Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Bogor oleh AE. Ajaran ini lantas sampai ke A (2) warga Kecamatan Cimanggu dengan nama Hakekok Balakasuta.
Polisi lantas mengamankan pimpinan tersebut bersama 15 pengikutnya, yang terdiri dari 5 orang perempuan, 7 orang laki-laki, dan 3 orang anak-anak.
“Ajarnya ini mengadopsi dari ajaran hakekok,” kata Waka Polres Pandeglang, Kompol Riki Crisma, Kamis (11/3/2021).
Meski demikian, hingga kini Riki masih belum bisa memutuskan aliran tersebut sesat atau tidak. Terlebih dahulu, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan MUI dan Bakorpakem.
“Untuk memutuskan apakah aliran ini sesat atau bukan, kami akan berkoordinasi dengan MUI dan Bakorpakem,” jelasnya, melansir BantenHits (jaringan Suara.com).
Pihaknya juga meminta agar warga tetap menjaga kodusifitas sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami sudah mengerahkan Polsek Cigeulis untuk meredam gejolak di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Sebelumya, Polsek Cigeulis mengamankan 1 pimpinan 15 warga yang tengah melakukan ritual mandi tanpa busana. Selain itu Polisi juga mengamankan pimpinan dari kelompok tersebut inisal A warga Kecamatan Cimanggu.
Baca Juga: Awas! Dinkes Pandeglang Tidak Melayani Vaksinasi Warga Tanpa Jadwal Sesuai
Berita Terkait
-
Geger Kelompok Ritual Mandi Bersama di Pandeglang, Hampir Diamuk Warga
-
Polisi Amankan 15 Warga Mandi Bersama Tanpa Busana, Ngaku Lagi Ritual
-
KAI Mulai Siapkan Lahan Reaktivasi Jalur Kereta Api Rangkasbitung-Labuan
-
Tak Hanya Demokrat, PKB Banten Juga Tengah Geger Kisruh Internal
-
Awas! Dinkes Pandeglang Tidak Melayani Vaksinasi Warga Tanpa Jadwal Sesuai
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Viral Tudingan Pakai APBN untuk Konser K-Pop, Ini 6 Fakta Klarifikasi Wagub Banten Soal Putrinya
-
Dimyati Natakusumah Tepis Isu Anaknya Pakai Uang Negara Demi Nonton K-Pop di Korsel
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Rekor Tiga Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Jakarta, Bareskrim Buru Jaringan Pilot Malaysia