ILUSTRASI - Pasien reaktif dikebumikan dengan protokol Covid-19 di Desa Pesouha, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Antara/Darwis Sarkani
Sebelumnya, kakek berusia 62 tahun dari Prancis menderita kondisi serupa usai didiagnosis positif Covid-19. Beruntung, ia mampu bertahan dan kini negatif.
Dijelaskan Myriam Lamamri, seorang dokter perawatan intensif yang merawat pasien tersebut menjelaskan, besar kemungkinan pasien tersebut mengalami penyumbatan darah.
Berita Terkait
-
Terpapar Covid-19, Penis Pria Tua Ereksi 3 Jam hingga Meninggal Dunia
-
China Luncurkan Paspor Virus Pertama di Dunia, Apa Fungsinya?
-
Pekan Depan, Habib Rizieq Jalani Tiga Sidang Perdana di PN Jaktim
-
Waspada! Kasus Corona B117 Inggris Terdeteksi di Medan
-
Titik Terang, Ilmuwan Membuat Obat Covid-19 Oral yang Dinilai Menjanjikan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Dendam Kesumat 8 Tahun Berujung Maut, Pria di Cilegon Nekat Tancapkan Pisau Dapur ke Kepala Korban
-
Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran
-
Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan
-
Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi
-
Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya