SuaraBanten.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG peringatkan pantai selatan Banten diterjang ombak 4 meter karena siklon tropis. BMKG merilis peringatan dini untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga empat meter di sejumlah perairan Indonesia pada 1-2 Maret 2021.
Gelombang tinggi sekitar 2,5-4 meter berpotensi terjadi di beberapa perairan Indonesia di antaranya perairan barat Pulau Enggano, perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai - Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - Lombok, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, dan Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Barat.
“Terdapat Siklon Tropis Marian di Samudra Hindia barat daya Lampung, yang berdampak pada ketinggian gelombang di Samudra Hindia barat daya Lampung dan selatan Banten,” ujar Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo di Jakarta, Senin.
Sementara, gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat Simeuleu - Kepulauan Mentawai, perairan barat Bengkulu, Samudra Hindia barat Aceh - Kepulauan Nias, perairan selatan Sumbawa - Pulau Sawu, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan.
Kemudian berpotensi terjadi pula di perairan Kupang - Pulau Rotte, Laut Sawu, Samudra Hindia selatan Pulau Sumba - Pulau Rote, Laut Banda, Perairan Kepulauan Letti - Kepulauan Tanimbar, Laut Arafuru, perairan Yos Sudarso - Merauke, Laut Sulawesi bagian timur, perairan utara Kepulauan Sangihe - Kepulauan Talaud, perairan utara dan timur Halmahera, Laut Maluku, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat - Papua, dan Samudra Pasifik utara Halmahera - Papua.
Adanya gelombang tinggi, kata Eko, dipengaruhi pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada umumnya bergerak dari barat laut - timur laut dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot.
Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari barat daya - barat laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Makassar bagian selatan, Perairan barat Sulawesi selatan, Laut Flores, Teluk Bone, Laut Banda bagian barat, Laut Arafuru bagian timur, Perairan selatan Merauke.
Kondisi tersebut mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.
Baca Juga: Mantap! Tol Serang-Panimbang Akan Beroperasi Mei 2021 Mendatang
BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas di laut.
“Terkait tinggi gelombang, aktivitas masyarakat pesisir yang berkaitan dengan kegiatan di laut dapat menyesuaikan diri. Kemudian nelayan agar tidak memaksakan diri beraktivitas di laut jika kondisi cuaca membahayakan mereka,” ujar Eko.
Pengguna moda transportasi laut diharapkan memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran seperti perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter).
Kemudian kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter) dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar*l (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter). (Antara)
Berita Terkait
-
Sedia Payung! Jakarta Bakal Diguyur Hujan Merata Hari Ini
-
Aksi Buang Sampah Warnai Protes di Kantor Wali Kota Tangsel
-
Jakarta Diguyur Hujan Ringan Hari Ini, Waspada Kelembapan Udara Meningkat
-
BPBD Lebak Naikkan Status Siaga Banjir, Warga di Bantaran Sungai Ciujung Diminta Waspada
-
BMKG: Hujan Akan Dominasi Akhir Pekan Perdana 2026, Waspada Petir di Sejumlah Wilayah
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Drama Penangkapan Pasutri 'Manusia Kapsul' Pembawa Sabu di Bandara Soetta
-
Tanggapi Penolakan Sampah Tangsel, Sekda Banten: Kota Serang Harus Diskusi dengan Warga
-
4 Spot Wisata Kuliner Hits di Tangsel yang Wajib Kamu Coba Akhir Pekan Ini
-
Pemkot Cilegon Didesak Bentuk Tim Khusus Penanganan Banjir
-
Bogor dan Serang Kompak 'Tutup Pintu' untuk Sampah Kiriman Tangsel