SuaraBanten.id - Meski Ayus Sabyan sudah menyampaikan permintaan maafnya terkait isu perselingkuhan yang ia lakukan dengan Nissa Sabyan, hal itu tidak lantas meredakan berita di berbagai lini.
Bahkan, video klarifikasi sekaligus permintaan maaf Ayus disebut oleh pakar Kirdi Putra, Ayus kurang tulus meminta maaf kepada publik.
Ia menduga Ayus sudah merancang naskah permintaan maafnya. Ia bahkan menambahkan, bahwa Ayus dibantu sejumlah pihak di balik kamera.
“Satu, memang istilahnya enggak ada beban apa-apa, seperti enggak ada kejadian-kejadian sebelumnya dan lain sebagainya yang cukup menghebohkan sehingga itu kayak konten biasa yang dibawakan dengan tenang. Yang kedua adalah, bisa jadi itu sudah dirancang atau direncanakan… bisa beberapa menit sebelumnya, beberapa jam sebelumnya, bisa dibantu beberapa temen-temen misalnya,” ujar Kirdi dilansir dari channel Esge Entertainment.
Dalam video tersebut, Kirdi juga menggaris-bawahi 3 hal yang harus dipenuhi dalam sebuah permintaan maaf dan tiga faktor itu tidak ada di video milik Ayus.
“Tiga hal harus terpenuhi baru kita bisa kategorikan bahwa ini adalah sebuah permintaan maaf yang sifatnya orisinil, yang sifatnya dari hati, memang bener-bener mau berubah," lanjutnya, melansir Matamata.com.
Sehingga, Kirdi menyimpulkan berdasarkan hasil analisanya bahwa Ayus tak memenuhi 3 kaidah tersebut.
“Buat saya, permohonan maafnya Ayus itu kurang memenuhi kaidah yang nomor tiga. Karena dia menyebutkan cuma khilaf. Khilaf itu kan bisa macem-macem, bos… Sayangnya, Ayus tidak menyebutkan khilafnya itu apa.” kata Kirdi.
Baca Juga: Celine Kepo Melati Pernah Diajak Manggung Nissa Sabyan: Kamu Cium Keanehan?
Berita Terkait
-
Ayus Sabyan Disorot Usai Doakan Kebahagiaan Ririe Fairus: Ngakak Bacanya!
-
Inul Daratista Sindir Ayus dan Nissa Sabyan Lewat Unggahan Ini?
-
Ayus Tuai Pujian Akui Selingkuh dengan Nissa Sabyan: Luar Biasa, Gentleman
-
Melati, Kembaran Nissa Sabyan Buka Suara Video Klarifikasi Perselingkuhan
-
Celine Kepo Melati Pernah Diajak Manggung Nissa Sabyan: Kamu Cium Keanehan?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi