SuaraBanten.id - Y, seorang petani berusia 39 tahun, warga Senanghati, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten telah ditangkap oleh Team Serigala asuhan IPTU Indik Rusmono.
Dikutip dari BantenHits, jaringan SuaraBanten.id, lelaki ini telah berkali-kali menyetubuhi anak tirinya, sebut saja Tiger, yang kini hamil enam bulan.
Sejak Agustus 2020, Y melakukan tindak asusila ini atas putrinya yang bukan anak kandung. Berawal saat Tiger menonton televisi sekitar pukul 19.00 WIB.
Hasrat tidak senonoh lelaki ini muncul dan memaksa Tiger untuk masuk kamar, dibuntuti, lalu ayah tirinya mematikan lampu kamar seraya memaksa melakukan perbuatan amoral.
"Kondisi di rumah saat itu sepi, sang Ibu yakni E sedang tidak ada di rumah," jelas AKBP Ade Mulyana, Kapolres Lebak, Kasatreskrim Polres Lebak, IPTU Indik Rusmono kepada BantenHits, Kamis (11/2/2021).
"Korban sempat menolak tapi diancam oleh pelaku," tandas Kasatreskrim Polres Lebak.
Tak sampai di sini, kejadian berulang beberapa kali.
"Yang kedua dan seterusnya, Y selalu memberi uang Rp20 ribu kepada korban setelah berhubungan. Katanya untuk jajan dan agar tak buka suara," imbuhnya.
Si bapak tiri bejat mungkin telah kecanduan tindakan terlarang tadi, hingga Tiger hamil karena dipaksa memuaskan hasrat lelaki tadi berkali-kali. Sang ibu, E akhirnya mengetahui dan melaporkan kejadian ini.
Baca Juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Banten, BMKG Sarankan Unduh Aplikasi
"Ibu korban melaporkan, kami selidiki dan segera lakukan penangkapan," tegas IPTU Indik Rusmono.
Dan hasilnya, Team Serigala berhasil mengamankan pelaku di rumah salah seorang rekannya di sekitaran Kota Rangkasbitung, Rabu (10/2/2021).
"Pelaku diamankan saat berada di kamar salah satu rumah warga Rangkasbitung," jelasnya.
Kini Y hanya tinggal menunggu akibat perbuatannya atas Tiger. Ia dijerat Pasal 76D Jo Pasal 81 Dan atau Pasal 76E Jo Pasal 82 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.
Berita Terkait
-
Rogoh Kocek APBN Rp600 Miliar, Mentan Amran Mau Buat Koperasi Peternak Ayam dan Petani Jagung
-
Bantu Petani Hadapi Kekeringan, Pupuk Indonesia Bangun Irigasi di 5 Daerah
-
Petani Transmigrasi Bangka Selatan Bidik Pasar SPPG, 107 Kg Sayuran Mulai Dipanen
-
Kacang Hijau: Penyelamat Sawah Saat Kemarau dan Jalan Rezeki Tak Terduga
-
Harga Pupuk Turun 20 Persen, Pemerintahan Prabowo Dorong Kesejahteraan Petani
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu