SuaraBanten.id - Kasi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Kota Tangerang, Urip Setiyono menyatakan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memberikan peringatan dini terkait cuaca ekstrem mulai 9 Februari sampai 11 Februari 2021. Demikian dikutip dari BantenNews.co.id, jaringan SuaraBanten.id.
Kekinian, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini untuk cuaca di wilayah Kota Tangerang. BMKG memprediksi menuclnya cuaca ekstrem di wilayah Banten, termasuk Tangerang Raya.
"Cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang potensi terjadi di Indonesia, termasuk Banten,” paparnya pada Rabu (10/2/2021).
Untuk itu, sebaiknya masyarakat selalu terhubung pada aplikasi peringatan dini terkait cuaca, cukup dengan mendownload aplikasi BMKG di Playstore. Tujuannya semakin waspada dengan kondisi hujan maupun perubahan cuaca lainnya.
"ASlah satu keunggulan aplikasi BMKG adalah bisa mengetahui peringatan dini secara cepat, karena sudah dilengkapi radar dan satelit," tukas Urip Setiyono.
Dan diimbau agar masyarakat tetap berhati-hati di masa cuaca ekstrem ini.
"Kita perlu waspada ketika hujan lebat disertai petir. Jangan keluar rumah," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
-
Kepala Basarnas Banten Pastikan Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK yang Masih Hilang Tidak Berlanjut
-
Pasca Jenazah ABK Teridentifikasi, Kapolda Banten Belum Bisa Pastikan Nasib 5 Jurnalis yang Hilang
-
Mengapa Musin Hujan Tahun Ini Telat? El Nino Kuat Jadi Dalang di Balik Kemarau Panjang
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Kakak Surakman Tak Kuasa Menahan Tangis, Jenazah Akan Dimakamkan di Samping Makam Istri
-
Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok
-
Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis
-
BRI inFrame 2026 Kembali Hadir, Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan Lewat Lensa Fotografi
-
Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman