SuaraBanten.id - Fery Saputra (45) warga Desa Harjatani, Kecamatan Kramatwatu yang jadi otak gembong pencurian sepeda bermotor (Curanmor) tewas ditembak personel Dirkrimum Polda Banten di Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Sabtu (6/2/2021) dini hari.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Banten Kombes Pol Martri Sonny mengatakan, saat penangkapan kediamannya di Harjatani, Kecamatan Kramatwatu FS berupaya melarikan diri ke wilayah Kibin, Kabupaten Serang.
Saat dilakukan pengejaran di Kibin, pelaku yang mengetahui petugas datang melarikan diri dari petugas dengan naik ke atas loteng. Pelaku sempat menembak petugas dengan senjata rakitan berupa revolver.
"Personel Direskrimum sempat melepaskan tembakan peringatan dua kali, lalu dilakukan penembakan untuk melumpuhkan pelaku," katanya saat pres rilis di Mapolda Banten, Senin (8/2/2021).
Martri mengungkapkan, setelah ditembak di bagian tubuhnya, pelaku yang terluka jatuh dari atap rumah. Petugas berupaya menangkap dan menolong pelaku, namun pelaku yang terluka parah tidak dapat diselamatkan.
"Yang bersangkutan meninggal dalam perjalanan ke RS Bhayangkara," ungkapnya.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edi Sumardi mengatakan, Polda Banten berhasil mengamankan gembong curanmor yang beroperasi di Banten.
Dua orang pelaku curanmor berinisial N (38) warga Serang, MR (35) warga Lampung, dan satu orang penadah SF warga Tasikmalaya telah diamankan.
"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dua pelaku curanmor dijerat Pasal 363 KUHP dengan hukuman 7 tahun penjara. Sedangkan untuk penadah 5 tahun penjara," pungkasnya
Baca Juga: Pilkada Serang dan Cilegon Sudah Ada Pemenangnya, tapi...
Kontributor : Hairul Alwan
Berita Terkait
-
Pencurian Motor Buat Warga Rahmadsyah Resah, Dalam Sebulan 6 Kali Terjadi
-
Pelantikan Kepala Daerah di Serang dan Cilegon Kembali Diundur
-
Pohon Tumbang di Tol Cilegon Barat, Sebagian Jalan Tertutup
-
Ratusan Rumah Kebanjiran di Taman Sari karena Sungai Madaksa Meluap
-
Ring Road Dijuluki Kolam Renang Tirta Concat dan 4 Berita SuaraJogja
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang
-
Niat Cari Nafkah Berujung Pidana, Al Amin Minta Keadilan: Saya Hanya Korban Jalan Berlubang
-
Kecelakaan Kerja di Pelindo Banten, Sopir Truk Asal Pandeglang Tewas
-
Nyawa Siswa SD Melayang Akibat Lubang, Jalan Gardu Tanjak Pandeglang Masih Terbengkalai
-
Gugat Gubernur Banten Karena Jalan Rusak, Pemprov Siap Hadapi Tukang Ojek Pandeglang