SuaraBanten.id - Mantan menteri KKP, Susi Pudjiastuti kembali memberi tanggapan kepada pertanyaan yang disampaikan oleh seorang akun warganet di Twitter.
Berawal dari cuitan akun @kurawa yang tidak mau disebut akun stafsus oleh Susi Pudjiastuti ia lantas melayangkan jawaban menohok.
"Bu @susipudjiastuti, sejak kapan saya jadi stafsus2an apalagi KKP ...pasti yg bisikin akun2 anonim kadrun yah ? Saya punya usaha sendiri sejak lama .. karena dulu bosen jadi staf trus . Ini becanda apa serius sih bu?" tulisnya dibarengi unggahan jepretan layar.
Susi lantas menjawabnya dengan meminta akun itu mengkonfirmasi kepada sejumlah pihak terkait lobster dan 20 bus.
Namun, salah seorang akun netizen lantas turut bekomentar untuk menanyakan kebenaran bahwa Susi Pudjiastuti menyewa bus untuk aksi 212 beberapa tahun lalu.
"Bu mohon tanggapannya ibu, pernyataan TGB M. Zainul Majdi tentang ibu yg menyewa bus untuk aksi 212. Mohon plase karna itu berbahaya kalau tidak di tanggapi," tulis akun @sudaraaa.
Pertanyaan tersebut ternyata ditanggapi Susi. "Ini hoax dan tidak benar," tulisnya singkat.
Untuk diketahui, Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) dalam video yang sempat viral beberapa tahun lalu menyebut Susi membiayai bis untuk aksi 212.
"Susi Pudjiastuti, Menteri Perikanan dan Kelautan, dia ngomong sama saya. Beliau menyampaikan kepada Pak Presiden pada masa 212 itu: 'Pak, saya ini bapak tahu lah. Ya saya kalau ibadah mungkin tidak seperti yang lain. Pakaian saya kan bapak tahu, tapi mohon pak mohon maaf saya menyewa 20 bus dari Pangandaran. Tetangga-tetangga saya semua pada berangkat ke Monas'," ucap TGB dalam video viral terkait.
Baca Juga: Makin Panas! Dewi Tanjung Serang Susi Pudjiastuti Betubi-Tubi: Jangan Sok!
Namun, tuduhan tersebut jauh sebelumnya sudah disanggah oleh Susi Pudjiastuti.
"Tidak benar. Yg benar orang2 Pangandaran, Ciamis ke jakarta pake bus. Saya tidak mengikuti atau perhatikan kegiatan 411 ataupun 212," cuit Susi pada 2018 lalu.
Berita Terkait
-
Detik-detik Anggota DPRD Jember Pukul Ketua RT, Tak Terima Ditegur Ngebut
-
Bikin Iri! Perempuan Ini Beri Suaminya Uang Jajan untuk Pergi Memancing
-
Pria Babak Belur Disuapi Polisi di RS, Netizen: Pengen Ketawa Takut
-
Viral! Tutorial Buka Pintu Mobil yang Terkunci, Publik: Inspirasi Maling!
-
Ngakak, Kucing Ini Curi Rokok Milik Tetangga untuk Majikannya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang