SuaraBanten.id - Agus Nana Laksana alias Lala menjabarkan kronologi hingga melakukan aksi penusukan kepada pihak kepolisian.
Kronologinya pun dijelaskan Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Mochamad Nandar. Menurut pengakuan pelaku, memang sejak awal lala sudah membawa senjata tajam dari rumahnya yang berada di Kecamatan Jiput.
“Dia membawa pisau dari rumah tapi hanya untuk jaga diri awalnya, karena rumahnya dari Jiput ke Alun-alun Menes itu jauh makanya dia bawa pisau," ujarnya dilansir laman Bantennews, Rabu (3/2/2021).
Dia menambahkan, lima orang ini kumpul (pelaku dan rekannya) dan mereka minum-minuman keras, tiba-tiba kedua temannya itu ribut hingga baku pukul.
Menurut Nandar, setelah melerai kedua orang yang sedang bertikai tiba-tiba korban langsung mencekik pelaku padahal pelaku dan korban awalnya tidak memiliki permasalahan. Setelah mencekik pelaku, korban juga sempat menonjok pelaku yang mengenai pelipis sebelah kanannya.
“Pelaku mengambil pisau dari pinggangnya terus diacungkan dengan maksud menakuti korban tapi korban malah menantang pelaku agar menusuk perut korban, setelah itu pelaku menghampiri korban baru ditusukkan pisaunya sebanyak satu kali,” tuturnya.
Setelah ditusuk, lanjut dia, korban sempat berlari menjauhi lokasi kejadian dengan tetap memegang perutnya agar tidak banyak mengeluarkan darah.
“Pisau itu dicabut dari perutnya terus keluar darah dan korban memegangi perutnya supaya tidak banyak keluar darah. Keterangan dari pelaku dia tidak memiliki dendam tapi mengakui kalau dia kenal dengan korban cuman rumahnya berjauhan,” tutupnya.
Baca Juga: Ditonjok Saat Lerai Perkelahian, Lala Tusuk Saeful Sampai Ususnya Terburai
Berita Terkait
-
Tragis! Sapul Tewas Bersimbah Darah Usai Pamit Ngapelin Cewek
-
Kepala Dusun Meregang Nyawa Ditusuk Tetangganya Sendiri Saat Melayat
-
Banjir Pandeglang Banten Surut, Warga Sudah Mulai Berbenah Rumah
-
8 Tahun Buron, Pria Pembunuh Pacar Tengah Hamil Diringkus Polres Pandeglang
-
Buron 8 Tahun, Pemuda Bunuh Pacar saat Masih Remaja Ditangkap Polisi
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran
-
Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan
-
Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi
-
Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut