SuaraBanten.id - Jagat maya Indonesia kembali diramaikan dengan sebuah pesan berantai melalui aplikasi pesan Whatsapp. Pasalnya, dalam pesan tersebut menyebutkan, adanya pendaftaran pasukan yang diklaim "pasukan cadangan komunis".
Melalui pesan berantai tersebut, tertulis judul "Pendaftaran Pasukan Cadangan Segera Dibuka, Akan Diberi Pangkat dan Uang Saku, Ini Syaratnya”.
Pesan tersebut kian meresahkan masyarakat lantaran terdapat narasi yang menyebutkan "Siapa yg mau bantah kalau ini adalah idenya komunisme yg dulu pernah diusulkan oleh Bung Karno sebagai Angkatan ke 5???”
Belakangan diketahui bahwa pesan berantai tersebut merupakan kabar bohong alias hoax. Melansir Bantenhits (jaringan Suara.com), disebutkan oleh Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Hariyono, isu pendaftaran pasukan cadangan sebagai ide Komunis dari Bung Karno adalah hoaks.
Sekedar informasi, narasi yang disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab tersebut berkaitan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN) Untuk Pertahanan Negara.
Melalui Pasal 91 ayat (1) PP tersebut , dijelaskan bahwa Presiden berwenang mengerahkan warga negara dalam kepentingan pertahanan dan menjadi pasukan cadangan dibawah kendali Panglima TNI.
Dalam PP tersebut juga menjelaskan, pembentukan Komponen Cadangan (Korncad), mobilisasi, hingga pembinaan kesadaran bela negara, yang merupakan serangkaian upaya pertahanan negara guna mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman serta gangguan terhadap keutuhan negara.
Dengan adanya PP Nomor 3 Tahun 2021 tersebut, Juru bicara Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar lembaga Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut Kemenhan akan segera rnemulai proses sosialisasi pembentukan Komcad, proses rekrutmen dan pelatihannya oleh TNI.
Baca Juga: Niat Balas Dendam ke Mantan, Wanita Ini Bikin Ngakak saat Beli Skincare
Berita Terkait
-
Niat Balas Dendam ke Mantan, Wanita Ini Bikin Ngakak saat Beli Skincare
-
Viral Aksi Suami Pakaikan Lipstik Saat Istri Lahiran, Dipuji Warganet
-
Gegara Jomblo, Cewek Ini Minta Driver Ojol Jadi Pacar Sewaan ke Kondangan
-
Pura-pura Jadi Tentara Kenalan Cewek di Badoo, Pria Ini Ditangkap TNI Asli
-
Jadi Ingat Dosa, Potret Angkringan di Kuburan Bikin Makan Sambil Merinding
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu