SuaraBanten.id - Gelombang tinggi dan cuaca buruk yang terjadi belakangan ini, membuat sejumlah nelayan di Kampung Cilurah, Desa Sukanagara, Kecamatan Carita tidak bisa melaut. Demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mereka bahkan harus berutang.
Salah seorang nalayan di Kampung Cilurah, Supri mengatakan, sejak terjadi cuaca buruk hasil tangkapan ikan berkurang, sehingga ia dan nelayan lain lebih memilih untuk tidak melaut.
“Jangankan untuk menjual ikan untuk makan ikan saja sekarang susah,” katanya sebagaimana dilansir Bantenhits.com (jaringan Suara.com), Rabu (20/1/2021).
Imbas tidak melaut, Supri kini kesulitan untuk menutupi biaya kebutuhan sehari-hari. Mau tidak mau kini ia harus berutang ke warung langganannya.
“Kebiasaan nelayan ngutang ke warung dan dibayar setelah hasil penjualan ikan. Sedangkan saat cuaca seperti ini bukan ikan yang didapat tapi utang-utang yang didapat,” ujarnya.
Sementara nalayan lain, Dede Nurjaya yang baru saja datang melaut terlihat tidak mendapatkan ikan sama sekali. Padahal biasanya pendapatan ikan bisa mencukupi kebutuhan setiap harinya.
Dede juga mengatakan, untuk sementara dia juga akan berhenti melaut, sambil menunggu cuaca kembali berpihak pada nelayan.
“Untuk kebutuhan sehari-hari dengan apa adanya saja,” katanya.
Baca Juga: Kapal Tertahan Akibat Cuaca Buruk, Truk Menumpuk di KSOP Pangkalbalam
Berita Terkait
-
Kapal Tertahan Akibat Cuaca Buruk, Truk Menumpuk di KSOP Pangkalbalam
-
Ruang Isolasi COVID-19 RSUD Berkah Pandeglang Penuh, Jumlah Pasien Melonjak
-
Kecelakaan Beruntun Paling Fatal di Jepang, 134 Mobil Terjebak Badai Salju
-
Cuaca Tak Bersahabat, Operasi SAR Sriwijaya Air SJ-182 Hari ke-11 Terhambat
-
Alhamdulillah! Nelayan Terdampar Hingga ke Lombok Utara, Kembali Selamat
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
Terkini
-
Satu Bulan Gaji Plus TPP! Ini Bocoran Besaran THR ASN Kabupaten Tangerang 2026
-
Alur Penangkapan Jimmy Lie: Terdeteksi Polisi Malaysia, Pemilik PT Baja Marga Kini Terancam Bui
-
Pesan Ratu Zakiyah di Pesantren Ramadhan: Batasi Gadget, Ajak Anak Sholat dan Mengaji
-
Serang Dikepung Banjir! 2.682 Rumah Terendam dan 9.184 Jiwa Terdampak Cuaca Ekstrem
-
Pasutri di Banten Ditangkap! Jual Remaja Lewat MiChat dengan Modus Janji Kerja Restoran