SuaraBanten.id - Vaksin Covid-19 di Provinsi Banten mulai didistribusikan, Senin (11/1/2021). Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) saat rapat koordinasi di Pendopo Bupati Tangerang.
Menurut Wahidin, distribusi vaksin corona dan bakal diprioritaskan untuk Kota Serang dan Tangerang Selatan.
"Sebanyak 3.800 vaksin untuk Kota Serang, Tangsel 8.000-an vaksin," kata Wahidin usai rapat.
Sementara untuk kota dan Kabupaten Tangerang akan menerima vaksin pada tahap selanjutnya.
"Kabupaten kota Tangerang termin keduanya," katanya.
Menurut Wahidin, sebanyak 14 ribu vaksin telah diterima oleh Provinsi Banten. Sementara kuota yang diberikan pada tahap pertama sebanyak 86 ribu vaksin.
"Pada minggu ketiga kita dapat sekitar 60 ribuan," ujar dia.
Ia menjelaskan, pada tahap pertama ini vaksinasi tersebut akan berikan kepada kepala daerah atau Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dan tenaga kesehatan. Kendati begitu, untuk pembagian kuota vaksin di kabupaten/kota sudah atur semuanya.
Kata dia, 14 ribu vaksin yang telah diterima tersebut akan diberikan kepada dua daerah. Kedua daerah tersebut di antaranya Kota Serang dan Kota Tangerang Selatan.
Baca Juga: Terapkan PPKM, Warga Surabaya Diminta Tak Keluar Rumah Sendiri saat Malam
"Mereka akan menjadi daerah pertama penyuntikan vaksin pada 14 Januari mendatang," ujarnya lagi.
WH menjelaskan, alasan kedua daerah itu lebih didahulukan lantaran Kota Serang merupakan ibu kota Provinsi Banten. Sementara Kota Tangerang Selatan karena tingkat kematian Covid-19 cukup tinggi.
Kendati demikian, Provinsi Banten pun telah menyiapkan sebanyak 5900 orang vaksinator atau petugas yang memberikan vaksin. Sementara kesediaan rumah sakit sebanyak 107 RS dan 245 Puskesmas untuk dijadikan tempat vaksinasi.
Kontributor : Hairul Alwan
Berita Terkait
-
Terapkan PPKM, Warga Surabaya Diminta Tak Keluar Rumah Sendiri saat Malam
-
Tolak Divaksin Covid-19, Warga Bekasi Terancam Denda
-
Vaksin Sinovac Dapat Izin BPOM. Pakar Minta Masyarakat Tak Lagi Ragu
-
WNI Dapat Vaksin Covid-19 di Luar Negeri, Ini Timbal Balik dari Pemerintah
-
Vaksin Sinovac Dapat Izin BPOM, Pakar: Masyarakat Tak Perlu Ragu Lagi
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara
-
Gubernur Andra Soni Sabet KWP Awards 2026, Dinilai Paling Peduli Pendidikan di Banten
-
Skandal Baru First Travel, Oknum Jaksa Diduga Nekat Jual Aset Rumah Barang Bukti Jemaah