SuaraBanten.id - Usai liburan natal dan tahun baru, satu anggota DPRD Kota Tangerang Selatan dilaporkan positif terpapar Covid-19. Dia adalah Ketua Fraksi PSI Ferdyansyah.
Ferdy dinyatakan terpapar virus corona usai hasil tes swab antigen di salah satu rumah sakit pada Selasa (5/1/2021) sore.
Kabar tersebut dibenarkan oleh Ketua DPD PSI Kota Tangsel Andreas Arie. Saat ini, Ferdy tengah menjalani isolasi mandiri.
“Beliau sedang isolasi mandiri, sambil menunggu hasil swab PCR. Karena yang kemarin itu baru swab antigen,” kata Andreas saat dikonfirmasi, Rabu (6/1/2021).
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel Iwan Rahayu mengatakan, Ferdy kemungkinan besar positif karena dari liburan akhir tahun, bukan terpapar di kantor DPRD.
“Pak Ferdy jelas tertular semasa liburan, bukan di DPRD. Soalnya Senin (4/1/2021) baru awal masuk kerja. Oleh karena itu kita memerintahkan sekretariat DPRD untuk segera melakukan penyemprotan dan hari ini seluruh gedung DPRD dilakukan penyemprotan disinfektan,” ujar Iwan.
Politisi PDIP itu juga menegaskan, pihaknya tak akan melakukan lockdown atau libur kerja meski ada rekannya positif Covid-19.
“Kita adalah perwakilan dari 1,6 juta jiwa penduduk Tangsel, jadi nggak ada libur. Kalau pun kantor sedang disemprot kita tetap melayani pengaduan masyarakat di rumah atau di tempat lain. Artinya kami tetap bekerja, dan yang perlu ditegasi ialah Pak Ferdy itu tertular di luar bukan karena kerja di dalam gedung DPRD,” paparnya.
Terpisah, Kasubag Humas dan Protokol DPRD Kota Tangsel Azwar menegaskan, kantor perwakilan rakyat itu tak di-lockdown.
Baca Juga: Pasien Covid-19 di RSUD Wongsonegoro Semarang Membludak
“Tidak ada libur dan penutupan. Kami hanya lakukan penyemprotan. Staf yang kontak langsung dengan Pak Ferdy juga sudah swab dan hasilnya negatif. Jadi kita hanya lakukan penyemprotan saja,” ujar dia.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Pasien Covid-19 di RSUD Wongsonegoro Semarang Membludak
-
Pemerintah RI Akan Berlakukan Kembali PSBB Ketat Mulai Tanggal Ini
-
Pemerintah RI Siap Berlakukan PSBB Ketat Lagi, Ini Waktu Pelaksanaannya
-
Bakal Diberlakukan Kembali, PSBB Ketat di Tanah Air per 11 Januari
-
Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Sumut Jadi 689 Orang
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak