SuaraBanten.id - Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi mengapresiasi kerja seluruh pihak dalam mengantisipasi adanya kerumunan masyarakat jelang detik-detik pergantian tahun baru 2021. Demikian dikutip dari BantenNews.co.id, jejaring SuaraBanten.id.
"Seperti pos pemantau satuan pengamanan yang kami tempatkan di sini, tujuannya untuk memantau dan memastikan (tidak ada kerumunan), karena di sekitarnya ada Alun-alun yang memang sengaja kami tutup dan sebelahnya lagi ada Transmart," jelas Wali Kota Cilegon usai mengunjungi pos pantau di perempatan ADB Cilegon, Kamis (31/12/2020) malam.
Edi Ariadi yang didampingi Ketua DPRD Cilegon, Endang Efendi menyatakan bahwa kesadaran masyarakat atas ancaman COVID-19 dan pentingnya menegakkan protokol kesehatan menjadi alasan masyarakat menghindari adanya kerumunan.
"Terus cuacanya juga mendukung, hujan. Dan saya berterima kasih kepada masyarakat Cilegon. Selamat tahun baru, mari kita bangun Cilegon ke arah yang lebih baik," tukasnya.
Wali Kota Cilegon juga menambahkan bahwa pemerintah daerah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19 bakal terus meningkatkan pemantauan selama libur panjang tahun baru untuk memastikan tidak adanya kerumunan warga.
Berita Terkait
-
Penampilan Denny Caknan Sukses Tutup HUT ke-27 Cilegon, Alun-Alun Dipadati Ribuan Masyarakat
-
Daftar Harga Mobil Mitsubishi Xpander 2021: Kini Tinggal Segini...
-
Intip Harga Toyota Corolla Altis Hybrid Bekas 2021, Sedan Mewah Harga Murah
-
33 Kode Redeem FF Terbaru 9 September 2025, Bundle Harimau dan Bunny Siap Klaim
-
ASN Cilegon Dilarang Hedon dan Dinas Luar Kota, Wali Kota Terapkan Aturan Ketat
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman