SuaraBanten.id - Sholat hujan-hujanan apakah sah? Pertanyaan ini bermula saat ada video jemaah lagi sholat kehujanan sampai pakaiannya basah viral di media sosial.
Video viral jemaah salat kehujanan ini dibagikan oleh akun Twitter Musyfiqur Rahman alias @syahdaka, Jumat (20/11/2020).
Dalam video tersebut, terlihat para santri salat di tengah jalan dan halaman masjid saat hujan turun dengan cukup deras. Mereka tampak khusyuk mengerjakan salat, tidak peduli pakaian basah kuyup.
Apakah sholatnya sah?
"Dalam hal ibadah dan mencintaimu, aku pantang mundur, Dik" kata seorang santri pada santriwati," tulis Musyfiqur memberi keterangan video yang diunggahnya.
Video berdurasi 30 detik itu memperlihatkan pula para santri bersujud di dalam air yang menggenang di jalanan tersebut.
Menurut Musyfiqur, santri yang salat di tengah guyuran hujan tersebut terjadi di Masjid Jami' Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, Madura.
Dia menerangkan bahwa perekam video tersebut adalah ibu-ibu wali santri yang sedang mengunjungi anak-anak mereka.
"Posisi pengambilan video adalah lokasi posko kunjungan. Jadi yang merekam adalah ibu-ibu wali santri. Jadi mereka nggak kehujanan," ungkapnya.
Baca Juga: Viral Video Jemaah Salat Basah Kuyup Kehujanan, Apakah Salatnya Sah?
Sontak, video itu pun menyedot perhatian publik dan banjir komentar dari warganet.
"Yang agak belakang sajadahnya tergenang air, sujud agak lama, auto tak bernapas, bangun-bangun langsung hidungnya diusap. Ya Allah," ujar warganet dengan nama akun @Putriya***
"Wow amazing," balas singkat warganet lainnya dengan nama akun @el***.
Ketika dikonfirmasi Suara.com, Amir yang merupakan salah satu santri pesantren tersebut mengungkapkan bahwa salat di kala hujan deras seperti dalam video tersebut sudah sering terjadi.
"Sebenarnya sudah biasa kayak gitu kalau musim hujan. Cuma baru ada yang ngerekam aja," beber Amir.
Hingga artikel ini diturunkan, video tersebut telah dilihat hingga 224 ribu kali tayangan dan disukai hingga lebih dari 3.400 pengguna Twitter.
Berita Terkait
-
Viral Aksi Penumpang Masak Mie Pakai Kompor Listrik di Kereta, Begini Tanggapan KAI
-
Detik-Detik Imam Salat di Depok Meninggal Dunia, Ambruk saat Mau Sujud
-
Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya
-
Viral Dukun di Sinjay Obati Pasien Pakai Gerakan Mirip Salat dan Mantra Cabul
-
Viral! Jemaah Pria Saling Baku Hantam Saat Salat Id di Surabaya, Barisan Saf Berantakan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Cuma 3 Jam dari Jakarta! Temukan Keajaiban Alam Perawan dan Kearifan Baduy di Lebak
-
Wagub Banten Sentil Pusat: Otonomi Daerah Jangan Jalan Setengah Hati
-
Filosofi 'Gunung Ulah Dilebur': Pesan Kuat 1.552 Warga Baduy dalam Seba 2026 untuk Penyelamatan Bumi
-
Ziarah ke Makam Pendiri Cilegon, Robinsar Ajak ASN Teladani Aat Syafaat
-
Kemiskinan Turun tapi Pengangguran Naik, Helldy Agustian Ingatkan Robinsar-Fajar Jangan Cepat Puas