SuaraBanten.id - Calon Wali Kota Tangerang Selatan nomor urut 1 Siti Nur Azizah memberikan pertanyaan menohok kepada calon nomor urut 3 Benyamin Davnie—yang notabene Wakil Wali Kota Tangsel saat ini—soal penanganan Covid-19 yang dianggap gagal.
Tak hanya itu, Azizah juga menanyakan soal penurunan kelas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangsel dari tipe C ke D.
Azizah mengungkapkan dampak dari penurunan tipe kelas RSUD Tangsel dari C ke D dan kini belum bertipe B, mengakibatkan para paslon Pilkada Tangsel 2020 harus tes kesehatan di RSUD Kabupaten Tangerang.
"Mohon tanggapannya terkait pandangan ini?" kata Azizah kepada Benyamin dalam debat perdana Pilkada Tangsel, Minggu (22/11/2020).
Mendapat pertanyaan itu, Benyamin menyangkal bahwa pihaknya gagal menangani Covid-19.
Menurutnya, Pemkot Tangsel sudah melakukan penanganan dan menggelontorkan anggaran yang tak sedikit.
"Memang persoalan kesehatan ini paling mendasar dipelayanan masyarakat. Selama Covid ini, kami sudah menangani bahkan dari aspek anggaran sudah lebih dari Rp 77 miliar digelontorkan APBD sejak tahun anggaran melalui berbagai dinas untuk menangani Covid-19 di Tangsel," jawab Ben.
Soal penurunan tipe kelas RSUD Tangsel, Ben mengakui, bahwa penurunan itu sempat terjadi. Tetapi, kemudian langsung dibenahi.
"Bahwa pernah turun akreditasinya pada waktu itu, sudah kami perbaiki data-data yang diminta oleh Kementerian Kesehatan pada waktu itu," ungkap Ben.
Baca Juga: Tekan Pengangguran, Ben-Pilar Bangun Balai Latihan Kerja di Tiap Kecamatan
"RSUD Tangsel sudah mengikuti akreditasi sejak beberapa tahun lalu untuk naik kelasnya menjadi tipe kelas B," tambah pria berkacamata itu.
Lebih lanjut, Ben memaparkan soal pembangunan dua RSUD yang sedang dikerjakan. Yakni, di Pondok Betung dan Pakulonan.
Langkah itu dilakukan untuk persiapan pelayanan agar tidak menumpuk di RSUD Tangsel.
"Kedua rumah sakit tipe C yang sedang dibangun di Pondok Betung dan Pakulonan akan melengkapi RSUD Tangsel. Kita tahu bahwa, sistem rujukan ini bertingkat. Dari Puskesmas ke RS tipe D atau tipe C, kemudian ke tipe B. Sehingga tidak menumpuk di RS tipe B," pungkasnya.
Di lain pihak, calon Wakil Wali Kota Tangsel nomor urut 3, Pilar Saga Ichsan mengatakan, pihaknya ke depan akan membangun rumah sakit di setiap kecamatan.
"Ke depannya, target kami adalah bagaimana setiap kecamatan kita semua memiliki RSUD sendiri. Jadi ke depannya ada RS tipe B, C dan D. Hingga akhirnya, semua pelayanan publik kesehatan bisa tertangani dengan baik di seluruh kecamatan dan kelurahan yang ada di Tangsel," ujar anak Bupati Serang Tatu Chasanah itu.
Berita Terkait
-
Benyamin Davnie Kutuk Oknum Guru di Serpong Pelaku Pelecehan Seksual ke Murid SD: Sangat Keji
-
Benyamin Davnie: Kritik Mahasiswa adalah Energi, Kami Berpacu dengan Waktu Benahi Sampah Tangsel
-
Akselerasi Ekonomi Hijau, Wali Kota Tangsel Pacu 100 Hari Pembenahan Sampah Terintegrasi
-
Benyamin Davnie: Krisis Sampah Tangsel Momentum Transisi Menuju Teknologi PSEL
-
Viral Tumpukan Sampah Ciputat Akhirnya Diangkut, Pemkot Tangsel Siapkan Solusi PSEL
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
BRI Soroti Besarnya Potensi Fintech Indonesia di Forum WEF Davos 2026
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 112 Kurikulum Merdeka
-
Harga Gula Aren Lebak Mulai Meroket Jelang Ramadan 2026, Omzet Pedagang Tembus Rp30 Juta Sehari
-
WEF Davos 2026, Dirut BRI Tegaskan UMKM Pilar Keuangan Berkelanjutan Global
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 124 Kurikulum Merdeka