SuaraBanten.id - Fakta baru terungkap usai penyidik unit III Satreskrim Polres Cilegon, Banten menggelar rekonstruksi pembunuhan EN (24) janda asal Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang pada Selasa (28/10/2020) kemarin.
Pelaku sendiri merupakan kekasih korban yang berinisial FR (28). Pelaku yang tak mau bertanggung jawab atas kehamilan korban EN kemudian kalap hingga akhirnya membunuh EN pada Jumat lalu di Pantai Cibereum, Kecamatan Cinangka.
FR diketahui adalah pacar pertama korban sebelum korban menikah. Setelah korban bercerai, dia kemudian CLBK sama FR.
Melalui rekontruksi yang digelar di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku memperagakan sedikitnya 53 adegan. Mulai dari adegan memeriksakan kandungan korban hingga kepergok warga meracuni korban dengan racun tikus.
“Total rekontruksi sebanyak 53 adegan dimulai dari pelaku mengirim pesan kepada korban untuk mengecek kandungannya di sebuah klinik, hingga pelaku dipergoki warga pada saat mencekik korban. Diketahui pada adegan ke 38 pelaku meracuni korban,” kata Kanit III Satreskrim Polres Cilegon, IPTU Asep Gundara, melansir Bantenhits (jaringan Suara.com).
Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Maryadi menjelaskan, dilakukannya rekontruksi kasus pembunuhan berencana tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran titik terang atas terjadinya pembunuhan tersebut.
“Memberikan gambaran terhadap penyidikan terkait dengan tindak pidana yang dilakukan di mana dalam rekonrtruksi itu kita petakan, kita rencanakan sampai ia (Pelaku) melakukan tindak pidana,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, rekontruksi dilakukan guna melengkapi berkas acara pemeriksaan, sekaligus untuk mencocokkan dengan data-data yang diperoleh penyidik agar setelah dilimpahkan ke kejaksaan tidak ditemukan kejanggalan.
“Sementara masih dalam kategori pemeriksaan tidak ada perkembangan baru, dan sesuai apa yang disampaikan saksi dan tersangka. Tahapan selanjutnya kita pemberkasan menunggu hasil labolatorium kiriminal terhadap barang bukti kemudian kita kirim ke kejaksaan,” pungkasnya.
Baca Juga: Pengantin Baru Tewas Bersimbah Darah, Diserang Bertubi-Tubi Pakai Pedang
Berita Terkait
-
Sempat Cium Perut Istrinya Saat Pergi Kerja, Prans Ditujah Rekan Kerja
-
Innalillahi Suami Ananda Septiriani Tewas Ditusuk-tusuk Pedang di Bengkel
-
Pengantin Baru Tewas Bersimbah Darah, Diserang Bertubi-Tubi Pakai Pedang
-
Pria Dipenggal, Jantungnya Dicungkil saat Masih Hidup oleh Pemuja Setan
-
Terekam CCTV, Pria Buang Jasad Pacarnya yang Hamil di Jalan Tol
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu