SuaraBanten.id - Pemerintah Kabupaten Lebak baru mempunyai tempat khusus untuk karantina atau mengisolasi pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19. Sementara pandemi corona di Indoensia sudah menghantui selama 8 bulan.
Tempatnya terletak di Jalan Sunan Kalijaga, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.
Tempat isolasi itu ternyata sebuah bangunan Rumah Sakit (RS) yang belum digunakan lantaran baru saja rampung dibangun.
Letak persisnya terdapat di belakang Klinik Husada Rangkasbitung.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak Triatno Supiono mengaku saat ini tengah menyiapkan beragam fasilitas pendukung untuk memaksimalkan pelayanan kepada para pasien OTG Covid-19.
Targetnya tempat tersebut sudah siap dipakai pada pertengahan bulan Oktober 2020 ini.
“Saat ini kita sedang menyempurnakan fasilitas pendukung, kita targetkan Minggu ini dapat mulai dilakukan pelayanan bagi OTG Covid,” kata Triatno ketika dihubungi bantenhits, Selasa (13/10/2020).
Bangunan RS tersebut dapat menampung sekitar 40 OTG.
Mereka yang akan menjalani karantina yakni pasien dengan kriteria tertentu seperti sempat menjalani isolasi mandiri namum di tempat yang kurang memadai dan satu rumah diisi oleh beberapa OTG.
"Para OTG nantinya akan mendapatkan penanganan kesehatan oleh para tenaga kesehatan, dan juga akan menjalani swab test secara rutin hingga dinyatakan sembuh. Mereka tentunya akan mendapatkan pelayanan kesehatan maksimal dari 20 tenaga kesehatan yang akan berjaga secara bergantian," tuturnya.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Lebak Meningkat, Pondok Pesantren Diminta Waspada
"Kita harap ini akan menekan angka penyebaran virus covid-19 di Kabupaten Lebak. Kami (Pemkab) Lebak tidak akan bosan-bosan mengajak masyakat untuk menerapkan pola hidup sehat serta 3 M yakni mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker," tambah pria yang akrab disapa Pion ini.
Berita Terkait
-
Bus Transjakarta Jadi Tempat 'Nginep' Tunawisma: Penumpang Keluhkan Bau Pesing
-
Persib Wajib Was-was! Statistik Persija: Perkasa Saat Jadi Tuan Rumah, Lebak Bulus Jadi Saksi
-
Kemarau Bongkar Jejak Permukiman yang Tenggelam di Bendungan Karian
-
Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik
-
Sangga Pangan Jakarta, Bupati Lebak Targetkan Padi PS 08 Tembus 8,7 Ton Per Hektare
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Kakak Surakman Tak Kuasa Menahan Tangis, Jenazah Akan Dimakamkan di Samping Makam Istri
-
Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok
-
Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis
-
BRI inFrame 2026 Kembali Hadir, Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan Lewat Lensa Fotografi
-
Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman