SuaraBanten.id - Diduga geram dengan aksi tawuran, Wakapolsek Palmerah Ajun Komisaris Bachrun menantang 18 remaja yang terlibat tawuran di wilayah Jakarta Barat untuk melakukan uji nyali di Gedung Polsek Palmerah.
Para remaja tersebut diamankan karena terlibat dalam aksi tawuran di wilayah Kota Bambu Utara dan Jatipulo, Palmerah, pada Kamis (1/10/2020) sekitar pukul 03.00 dini hari.
"Kalian beraninya tawuran saja tengah malem. Coba kalau uji nyali di gedung angker depan ini berani tidak?" kata Bachrun kepada para remaja tersebut di Polsek Palmerah, Jumat (2/10/2020).
Gedung tersebut memang sudah cukup tua, berdasarkan sejumlah sumber, gedung yang didirikan sejak zaman kolonial Belanda itu dulunya bernama Gedong Tinggi Palmerah.
"Uji nyali bukan tawuran, kalau kalian bisa hadapin makhluk gaib di gedung ini baru bisa dibilang hebat dan jagoan," ujarnya, melansir Batamnews (jaringan Suara.com).
Gedung angker yang dimaksud Bachrun tak lain adalah Gedung Polsek Palmerah. Menurut dia, tidak jarang anggotanya mendengar suara-suara aneh tanpa wujud di gedung tersebut.
"Pernah ada anggota saya yang mendengar orang menyapa, 'Selamat malam, Pak'. Saat dicari orangnya enggak ada," ucap Bachrun.
Gedung Polsek Palmerah atau Gedong Tinggi Palmerah merupakan salah satu peninggalan era kolonial. Selama masa VOC masih menguasai perdagangan Indonesia, bangunan tersebut merupakan villa milik salah satu pejabat VOC.
Seperti diinformasikan sebelumnya, polisi turut mengamankan lima senjata tajam berupa celurit, gergaji, hingga parang dalam aksi tawuran tersebut.
Baca Juga: Lagi Asyik Bakar Sampah, Pria Ini Kaget Temukan Puluhan Koin Kuno VOC
Meski dempat diamankan, para remaja yang terlibat dalam tawuran tersebut saat ini telah ipulangkan ke orang tuanya usai mendapat pembinaan. Mereka juga membuat surat pernyataan yang menyatakan tidak akan lagi mengulangi perbuatannya.
Berita Terkait
-
Remaja Tewas Dibacok di Depan Masjid saat Tawuran di Pancoran Mas Depok
-
Tawuran Maut di Pancoran Mas Depok Habis Magrib, Polisi Tangkap 2 Pembacok
-
Mencekam! Tawuran Pecah di Pancoran Mas Depok, Ada yang Dibacok di Leher
-
ABG yang Tawuran di Palmerah Dihukum Cium Kaki Orang Tua Mereka
-
Dikira Bandar Narkoba Kampung Boncos, ABG Tanya Wakapolsek: Bang Ada Sabu?
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi