SuaraBanten.id - Bantuan Covid-19 di Kota Serang jadi batal disalurkan karena seorang koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) kota tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 Selasa (22/9/2020) kemarin.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang, Moch Poppy Nopriadi mengatakan, saat ini koordinator berinisial FS itu tengah menjalani Isolasi mandiri di rumahnya.
Guna mengantisipasi paparan Covid-19 di lingkungan Dinsos Kota Serang, imbuh Poppy, pihaknya juga menutup sementara aktivitas pelayanan dinas terkait.
Tidak hanya itu, pihaknya juga membatalkan penyaluran dana bantuan sesuai jadwal.
“FS bukan pegawai organik Dinsos, tapi sepekan terakhir memang si FS aktivitasnya sehari-sehari banyak berinteraksi dengan pegawai Dinsos karena tugasnya, terkait penyaluran bantuan Covid-19,” ujar Poppy di depan wartawan.
Ia menuturkan saat ini sudah melakukan koordinasi dengan Dinkes Kota Serang untuk melakukan tracking. Termasuk dengan 32 pendamping PKH Kota Serang.
“Tracking dilakukan Dinkes. Pokoknya aktivitas pelayanan Dinsos per hari ini, sampai semuanya di swab, kita tutup,” ucapnya, melansir Bantenhits (jaringan Suara.com)
Hal ini juga dibenarkan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Serang, W Hari Pamungkas.
Baca Juga: Kasus Covid di Indonesia Terus Naik, PBNU Tunda Muktamar ke-34
Berita Terkait
-
Hari Ini 325 Pasien Covid-19 di Riau Sembuh, 11 Meninggal
-
Lahan Pemakaman Covid di TPU Pondok Ranggon Bisa Penuh 2 Bulan ke Depan
-
Klaster Covid-19 Karyawan Pabrik di Batamindo Diprediksi Terus Bertambah
-
UPDATE : Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim Bertambah 196 Kasus
-
Jelang Halloween, CDC Peringatkan Jangan Pakai Kostum Topeng Sembarangan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi