SuaraBanten.id - Warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Serang dan Kota Cilegon, Provinsi Banten membuat petisi penolakan Tempat Hiburan Malam di Jalan Lingkar Selatan (JLS). Dua kecamatan tersebut yakni Kecamatan Kramatwatu, Waringin Kurung, dan Cibeber.
2.600 tanda tangan warga juga dibubuhkan dalam petisi tersebut. Sebelum akhirnya diserahkan ke Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi.
“Petisi dibuat oleh warga bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Kecamatan Kramatwatu, Waringin Kurung, Kecamatan Cilegon dan Cibeber. karena keresahan dari kegiatan hiburan malam yang berada di sepanjang jalan lingkar selatan,” kata Ferdi Raiman salah seorang DKM Masjid Baitul Mutakin, Desa Serdang Kecamatan Kramat Watu pada awak media, Kamis (17/9/2020).
Ia menuturkan, kondisi di sepanjang JLS Cilegon sudah sangat meresahkan masyarakat sekitar. Keberadaan tempat hiburan dan karaoke remang-remang membuat potensi prostitusi meningkat.
Ia berharap dengan dukungan petisi tersebut pemkot Cilegon dapat mengambil langkah tegasdalam mengatasi masalah ini.
“Memprihatinkan dengan keberadaan tempat hiburan malam sudah sangat parah sekali kita merasa khawatir jika bawa anak-anak kuliner disana (JLS),”katanya, melansir Bantenhits (jaringan Suara.com).
“Terdapat 2.600 tanada tangan masyarkat mengingkan penutup tempat kemaksiatan yang ada di lingkar selatan harapan saya walikota dapat bertindak tegas untuk mengatasi persoalan tersebut,” imbuhnya.
Berita Terkait
-
Kedok Karaoke Keluarga, Satpol PP Tutup Puluhan Hiburan Malam Pantai Anyer
-
Kronologi Penerima Bantuan Renovasi Rumah Kemensos Tewas Tersengat Listrik
-
Dirazia, Pengunjung Hiburan Malam Mengaku Lupa Bawa Masker
-
Diduga Ogah Tanggung Jawab, FR Beri Pacar dan Calon Bayinya Racun Tikus
-
Keasyikan Dugem, 183 Orang Alami Hal Tak Terduga
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi