SuaraBanten.id - Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengalokasikan anggaran APBD Perubahan 2020 untuk tiga bidang prioritas penanganan COVID-19.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengatakan, tiga bidang prioritas tersebut adalah penanganan kesehatan, dampak ekonomi dan penyediaan jaring pengaman sosial.
”Tahun ini tahun yang cukup berat. Pandemi COVID-19 ini sangat memengaruhi sektor perekonomian kita yang mana berimbas pada struktur pendapatan dan belanja APBD. Sehingga dilakukan rasionalisasi dan penyesuaian serta refocusing,” ujar Wakil Wali Kota Benyamin dalam pernyataan persnya, Senin siang.
Meski demikian, Benyamin memastikan jika pemerintah terus berupaya dalam mengatasi pandemi ini dan memulai dengan adaptasi kebiasaan baru.
Upaya tersebut adalah memastikan agar roda perekonomian dapat terus berputar sebagai kekuatan ekonomi warga dan variabel pembangunan daerah.
"Dengan adanya perputaran ekonomi ini, pemerintah dapat mengatasi permasalahan yang ada tanpa mengabaikan protokol kesehatan," katanya.
Untuk penyusunan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020, pemerintah menyesuaikan dengan regulasi dan ketentuan. Di mana masih banyak sekali tugas dan pekerjaan yang harus segera diselesaikan.
"Jadi, mari kita fokus dan bersemangat dalam menjalankan tugas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," kata dia.
Lalu, Pemkot Tangerang Selatan juga memberikan apresiasi terhadap Pimpinan dan Anggota DPRD terutama Badan Anggaran DPRD serta TAPD yang telah bekerja keras, konsisten, memberikan kontribusi dan perhatian sehingga dapat menyelesaikan Perubahan APBD Anggaran Tahun 2020.
Baca Juga: Positif Corona Batam Tambah 33 Orang, Total Ada 971 Pasien Hari Ini
"Selanjutnya, hasil kesepakatan ini akan disampaikan kepada Gubernur Banten untuk dilakukan evaluasi," kata Benyamin
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengajak pasien COVID-19 yang sudah sembuh membantu sosialisasi penerapan protokol kesehatan, utamanya mengampanyekan penerapan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan memakai masker).
Wali Kota mengemukakan bahwa dengan pengalaman mereka, pasien yang sudah sembuh dari infeksi virus corona bisa membantu pemerintah meningkatkan kesadaran warga menjalankan protokol kesehatan.
"Jadi, bilangin ke tetangga harus menjaga kebersihan. Jangan kumpul-kumpul, selalu memakai masker, dan mencuci tangan," katanya.
"Karena yang terpenting adalah masyarakat harus menjaga disiplinnya. Karena bagaimanapun jika tidak disiplin maka ada banyak kemungkinan masyarakat terjangkit virus," ia menambahkan.
Hingga 14 September 2020 pagi, jumlah akumulatif pasien COVID-19 di Kota Tangerang Selatan sebanyak 880 orang dengan perincian 740 orang sudah dinyatakan sembuh, 91 orang masih dirawat, dan 49 orang meninggal dunia. (Antara)
Berita Terkait
-
Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara
-
Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka
-
Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak
-
Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane
-
10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda