SuaraBanten.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang menyiapkan lahan kuburan massal pasien atau warga yang meninggal dunia akibat virus corona.
Langkah ini diambil dengan tujuan mengantisipasi apabila penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pandeglang sudah tidak terkendali lagi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang, Pery Hasanudin mengatakan, lahan makam massal tersebut baru akan digunakan ketika wabah COVID-19 di Kabupaten Pandeglang sudah sangat tidak terkendali dan masyarakat setempat tak bisa melakukan protokol kesehatan.
“Kalau mereka menganggap tidak masalah dan urusan lain yaudah selesai, bahkan kami sudah siapkan kuburan massal di Pandeglang, ini kalau sudah tidak terkendali apa boleh buat,” jelas Pery melansir Bantennews (jaringan Suara.com), Selasa (8/9/2020).
Sebelumnya, Gubenur Banten, Wahidin Halim diketahui akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di semua kabupaten/kota yang ada di Banten.
Langkah ini diambil setelah didapati fakta bahwa kasus terkonfimasi positif COVID-19 di wilayah tersebut kian bertambah.
Menindaklanjuti rencana itu, kata Pery, Pemkab Pandeglang kekinian belum secara resmi menerima aturan dari Pemprov Banten mengenai PSBB. Selain itu, pemberlakuan PSBB juga harus mendapatkan persetujuan dari kepala daerah sebelum diterapkan pada masyarakat.
Berita Terkait
-
Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Positif Covid-19, Dinkes Tracing Kontak Erat
-
Tiap Hari Makamkan Puluhan Jenazah Corona, Hasil Tes Petugasnya Mengejutkan
-
Orangtua Cemas, China Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 untuk Anak-anak
-
59 Negara Larang WNI Datang, Fadli Zon Sindir Influencer
-
59 Negara Tutup Pintu untuk WNI, Kemenlu Diminta Lakukan Diplomasi Intensif
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Cari Cuan dari Emas Ilegal, 7 Penambang di Kabupaten Lebak Terancam Denda hingga Rp100 Miliar
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
-
Akal-akalan Licik Mafia BBM di SPBU: Modifikasi Mobil Boks hingga Pakai Barcode Palsu
-
Ijazah Ditahan 2 Tahun, Wagub Banten: Segera Ambil, Nanti Saya yang Transfer