SuaraBanten.id - David, Pembunuh ayah tiri kabur dari 'tahanan' pasung di Sinas Sosial Kota Cilegon. Lelaki 28 tahun itu kabur dengan kaki terikat rantai dan digembok.
Tak hanya kabur, David pun mencuri sebuah truk yang tengah terparkir Jalan Lingkar Selatan (JLS), Sabtu (22/8/2020) kemarin. Aksinya membuat warga Lingkungan Curug, Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon heboh.
David pun ditangkap setelah berkeliaran. Warga Kelurahan Karang Asem gebuki David.
David adalah tersangka pembunuhan ayah tiri pada bulan Ramadhan lalu. Ia lolos dari hukuman polisi karena divonis menderita gangguan jiwa sehingga dititipkan ke Dinas Sosial untuk direhabilitasi.
Kapolsek Cilegon Kompol Jajang Mulyaman menerangkan peristiwa itu terjadi pukul 21.00 WIB.
Saat itu David mencuri Drump Truk berwana Hijau yang tengah terparkir dengan kunci kendaraan yang masih menempel di lubang kunci.
“Pelaku bermaksud mengambil kendaraan dan langsung kabur saat itu pelaku tergantung jatuh dan dikejar lah oleh warga,” kata Jajang saat dihubungi melalui telepon genggamnya.
Mendapatkan informasi, tim langsung bergerak untuk mengamankan David yang sudah menjadi bulan-bulanan warga.
“Tertangkaplah pelaku tidak lama kemudian setelah petugas mendapatkan informasi petugas langsung mendatangi TKP dan mengamankan pelaku. Pelaku adalah punya gangguan jiwa yang waktu bulan puasa kemarin itu membunuh bapaknya sendiri,” jelasnya.
Baca Juga: Ditangkap Polisi, Pelaku Pencurian Truk di Cilegon Ternyata ODGJ
Saat diamankan, ungkap Jajang, kondisi kedua kaki pelaku terdapat sebuah rantai besi berikut dengan gemboknya.
Kuat dugaan bahwa pelaku kabur pada saat di pasung.
“Saat diamankan kaki pelaku masih di rantai mungkin di pasung atau bagaimana rantai besar seperti itu bisa putus diduga pelaku berhasil memutus rantai saat dipasung,” terangnya.
Untuk kepentingan penyelidikan saat ini kasus pencurian tersebut tengah ditangani oleh Polrrs Cilegon, barang bukti berupa Dump Truk dan sejumlah saksi kini tengah berada di Polres Cilegon.
Berita Terkait
-
Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak
-
Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun, DPR Singgung Pelaku 'Manusia Berjubah Iblis'
-
Kronologi Lengkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun hingga Pelaku Ditangkap
-
7 Fakta Mencengangkan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun hingga Jasadnya Digiling
-
Terungkap Pemicu Dini Hardiyanti Dibunuh Suami Siri di Madiun: Cemburu Wanita Lain
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak