SuaraBanten.id - Sebanyak 50 warga Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, mengalami keracunan massal. Diduga nasib malang itu dialami mereka usai hadiri acara sunatan di Desa Sukajadi, Jumat (7/8/2020).
Saat ini para korban telah dirawat di Puskesmas Carita untuk mendapat perawatan.
Camat Carita Marda menjelaskan, warga mulai merasakan mual pada Sabtu (8/8/2020).
"Ya benar ada 50 orang yang keracunan, saat ini sudah dirawat di Puskesmas Carita. Informasi dari pasien keracunannya itu dari makanan di acara khitanan," kata dia.
Ke-50 orang tersebut masing-masing terdiri dari anak-anak dan orang dewasa. Saat ini, sebagian warga sudah mulai membaik.
"Ya ada yang masih diinfus juga, Alhamdulilah semua pihak turun tangan menangani kejadian ini," ujarnya dilansir dari Banten Hits—jaringan Suara.com—Minggu (9/8/2020).
Sementara Kapolsek Carita, IPTU Pipih Iwan Hermansyah membenarkan kejadian itu. Saat ini, pihaknya juga tengah memeriksa warga yang menggelar acara khitanan.
Saat ditanya, apakah ini termasuk dalam kejadian luar biasa (KLB), Pipih menyarankan agar menonfirmasi ke Dinas Kesehatan Pandeglang.
"Iya benar ada keracunan ini, warga yang punya acara khitanan juga sedang kami periksa. Itu masuk KLB, tapi coba tanya ke Dinas Kesehatan Pandeglang," tutupnya.
Baca Juga: Mabuk Tabrak Pedagang, Oknum Ormas di Banten Ini Diketahui Sering Buat Onar
Berita Terkait
-
Diduga Tercemar, Sungai Ciujung Berubah Hitam dan Berbau
-
Libur Sekolah, Ratusan Anak Ikuti Sunat Massal di Mal
-
YLKI Minta Kepala BGN Baru Siapkan Trauma Healing bagi Korban Keracunan MBG
-
Sudah 37 Ribu Anak Keracunan MBG, YLKI Tantang Nanik S Deyang: 100 Hari Pertama Harus Nol Kasus!
-
Bosch Bongkar Penyebab Dewa United Dibungkam Pelita Jaya di Game 2 Semifinal IBL 2026
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat