SuaraBanten.id - Empat anak baru gede (ABG) di Tangerang disodomi setelah berkenalan dengan pria lewat media sosial facebook. Kekinian pelaku berinsial S (29) sudah diringkus polisi.
Kapolsek Mauk AKP Kresna Ajie Perkasa memaparkan pelaku melancarkan aksinya dengan berbagai modus, di antaranya adalah mengklaim dapat mengusir makhluk gaib di tubuh korban.
Parahnya, pelaku warga asal Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo ini, mampu mengelabui para korban yang berusia anak di bawah umur untuk diajak dengan dirinya ke dalam kamar.
“S dan korban bertemu, lalu korban difoto pakai aplikasi setan dan ditakut-takuti, bahwa dekat korban ada setan, kemudian S pura-pura obati korban di dalam kamar, lalu korban disodomi,” ungkap Kresna seperti dikutip dari bantennews.co.id - jaringan Suara.com, Rabu (5/8/2020)
Kresna menyebut, terduga pelaku S sudah beberapa kali melakukan aksi bejadnya kepada korban-korbannya di sekitar wilayah Tangerang. Untuk menyalurkan hasrat birahinya terduga pelaku tidak cukup satu kali terhadap korban.
“Yang pertama korbannya di Kuta Bumi sebanyak 2 kali berhubungan, lalu di Pulau Cangkir 2 kali, berikutnya di kobong daerah Mauk 1 kali, yang ke 4 di dalam kamar 1 kali,” ungkapnya.
Lanjut Kresna, terduga pelaku diamankan sehabis berhubungan intim dengan korban yang ke 4 di dalam rumahnya. Meski sempat melarikan diri, namun terduga pelaku berhasil diamankan masyarakat sekitar.
“Jadi yang terakhir ini korbannya pintar, dia tidak teriak, setelah dilakukan sodomi pura-pura beli rokok, lalu korban cerita ke warga, sedangkan terduga pelaku S kabur, tapi warga berhasil amankan S,” tukasnya.
Saat ini terduga pelaku sudah berada ditahanan Mapolsek Mauk, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, dan dijerat pasal 81 junto, pasal 82 undang-undang RI, nomor 35 tahun 2018, hukuman 5 sampai 12 tahun penjara.
Baca Juga: Dari 305 Video, Baru 19 Anak Korban Perkosaan WN Perancis yang Dikenali
Berita Terkait
-
Kepincut Teman Online, Bocah 14 Tahun Transfer Rp 1 M ke Penipu
-
Susul Tiga Produsen Mobil, General Motors Boikot Iklan di Facebook
-
Di Tengah Pandemi, Gaya Virtual Jadi Andalan Facebook Laju Digital 2020
-
Facebook Blokir Akun Pendukung Presiden Brazil Secara Global
-
Kelewatan! Sejoli di Kediri Kepergok Asyik Indehoi di Malam Takbiran
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Rekor Tiga Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Jakarta, Bareskrim Buru Jaringan Pilot Malaysia
-
Judol dan Pinjol Intai Buruh Banten, Ada Pekerja Terlilit Utang Miliaran hingga Kena PHK
-
Pilot Malaysia Terbangkan Pesawat ke Indonesia dalam Kondisi Positif Kokain hingga Ekstasi