SuaraBanten.id - Lima pelaku pencurian sembilan ekor kerbau di kawasan Krakatau Industrial Estate Cilegon II (KIEC) ditangkap Satreskrim Polisi Cilegon.
Aksi pencurian dengan menyembelih 9 ekor kerbau, di mana empat diantaranya daging kerbau tersebut dibawa kabur para pelaku, sempat viral di media sosial pada Kamis (23/7/2020) lalu.
Kapolres Cilegon, AKBP Yudhis Wibisana mengatakan, penangkapan para pelaku setelah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti dan keterangan sejumlah saksi.
Hasilnya lima orang pelaku pencurian berhasil diamankan pada, Selasa (28/7/2020). Masing-masing berinisial RM, TA, SR, NN dan AS.
Mereka diamankan di tempat berbeda. RM dibekuk di salah satu daerah di Kota Cilegon.
Dari hasil pemeriksaan tersangka RM mengaku dirinya melakukan pencurian bersama TG dan beberapa pelaku lainnya.
Tak butuh waktu lama setelah menangkap RM, polisi berhasil membekuk tersangka lainnya yakni TA di Kota Serang.
Dari hasil keterangan TA, daging kerbau hasil curian dijual di daerah Kabupaten Pandeglang dengan harga Rp 4 juta per ekornya.
Mendapatkan informasi dari tersangka TA, polisi langsung menuju Kabupaten Pandeglang untuk mengamankan NN dan AS yang diketahui merupakan penadah hasil curian berupa daging kerbau.
Baca Juga: Kosan Bikin Ngilu! Tangga Tanpa Pegangan hingga AC Tergeletak di Lantai
"AS sebagai penadah hasil curian, dari keterangan ia telah menerima daging kerbau dari TA sudah sebanyak 4 kali dengan jumlah keseluruhan sebanyak kurang lebih 6 ekor kerbau dari hasil pencurian. Sedangkan NN merupakan tukang jagal yang memotong kerbau," terang Kapolres dikutip dari Bantennews—jaringan Suara.com—Kamis (30/7/2020).
Kini, kelima tersangka pencurian hewan kerbau harus meringkuk di jeruji besi Polres Cilegon untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Polisi saat ini masih terus melakukan pengembangan untuk mengejar pelaku lainnya.
Berita Terkait
-
Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar
-
Viral Wanita Ngamuk Tuduh Bocah Laki-laki 4 Tahun Sentuh Bokongnya di China
-
Polisi Temukan Uang Rp1,9 M di Rumah Sika Ae Wanita di Video Viral Biksu Thailand
-
Purbaya Bantah Kantongi Rp 100 Miliar dari Jual Beli Jabatan Kemenkeu
-
Namanya Dicatut Jadi Caleg Demorkat, Sarah Sechan Geram: Jangan Coblos Aku Ya
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Akses Keuangan bagi 33,8 Juta Debitur
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel
-
Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang