SuaraBanten.id - Kota Tangerang masih melarang ojek online beroperasi. Sebab di sana masih masuk zona merah penularan virus corona.
Kota Tangerang masuk Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap ke lima. Aturan Ojol hanya bisa melakukan layanan antar barang dan makanan tetap berlanjut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar mengatakan, lantaran Kota Tangerang masih dalam masa PSBB, Ojol dan ojek pangkalan belum bisa mengangkut penumpang.
Dishub Kota Tangerang berupaya untuk terus melakukan pengawasan terhadap operasional ojek daring di wilayah Kota Tangerang.
“Kita kemarin sudah ketemu dengan pihak operator baik Gojek ataupun Grab untuk mensosialisasi kebijakan ini. Jangan sampai karena kita izinkan angka penderitanya (angka penderita covid-19) jadi semakin tinggi, karena di Tangerang kan masih dalam zona merah,” katanya, Selasa (7/07/2020) kemarin.
Meski demikian, ia juga tetap melihat aspek ekonomi di Tangerang yang sudah mulai membaik setelah adanya pelonggaran PSBB seperti bus-bus antar kota sudah bisa beroperasi, angkutan umum dan KRL juga sudah beroperasi normal.
“Namun, kami pastikan semua harus disesuaikan dengan protokol kesehatan,” ungkapnya.
Pihaknya juga menyatakan akan menindak tegas para ojol dan operator yang membandel dan tidak mengindahkan peraturan PSBB.
“Jadi kalau ada yang misal mengangkut penumpang dan ketahuan, maka kita akan tindak tegas. Karena biar bagaimanapun kita gak berharap ada klaster baru dari Angkutan umum di Kota Tangerang. Makanya kami terus melakukan pengawasan kepada semua transportasi umum,” pungkasnya.
Baca Juga: Ojol di Depok Boleh Bawa Penumpang, Driver: Alhamdulillah, Semangat Lagi!
Sementara, pantauan Bantennews.co.id hingga Selasa (7/7/2020) malam layanan goride di aplikasi Gojek dan Gribebike dalam aplikasi grab masih belum bisa digunakan.
Berita Terkait
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8%, Pendapatan Driver Tak Kunjung Naik
-
Skema Bagi Hasil Ojol 92:8 Disorot, Pengemudi Bisa Kena Getahnya
-
Aturan Baru Ojol: Algoritma Order, Insentif hingga Suspend Akun Harus Transparan
-
Perpres Ojol Terbit, Potongan Aplikasi Maksimal 8 Persen
-
Polisi Selidiki Ojek Online Jual Pertalite Rp 200 Ribu Per 1,5 Liter ke Bule saat Krisis BBM di Bali
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Mengabdi Tanpa Henti, Kisah Guru MDA di Lebak yang Tetap Tersenyum Meski Digaji Rp150 Ribu per Bulan
-
Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan
-
Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru
-
Kabur Saat Didatangi Petugas, Sepasang Sejoli Nabrak Polisi di Tol Rangkasbitung Ditangkap
-
Pesta Nelayan Cituis Jadi Ruang Merawat Tradisi dan Kebersamaan Warga Pesisir Tangerang