SuaraBanten.id - Uang untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga di Desa Angsana, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Banten raib digondol maling. Totalnya disebut menapai Rp 110 juta.
Seperti diberitakan bantennews.co.id - jaringan Suara.com, raibnya uang tersebut bermula saat Kepala Desa Angsana, Pendi dan Bendahara Desa, Nenah Suhaenah mengambil uang tersebut di salah satu bank yang terletak di Kecamatan Panimbang pada Jumat (3/7/2020) sekira pukul 17.00 WIB.
Saat di perjalanan pulang di Jalan Raya Panimbang-Tarogong tepatnya di Kampung Sidamukti, Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, mobil Toyota Sigra dengan nomor polisi B 1781 FZJ yang ditumpangi keduanya mengalami ban bocor.
Mengetahui ban mobil yang dikendarainya bocor, Kades tersebut langsung mencari tukang tambal ban. Namun pada saat proses ganti ban, Bendahara juga ikut turun untuk keperluan lain dan uang tersebut ditinggal di dalam mobil.
Korban baru mengetahui uang tersebut hilang setelah selesai melakukan penggantian ban. Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Mapolres Pandeglang untuk penyelidikan lebih lanjut.
Saat dikonfirmasi, Kanit I Satreskrim Polres Pandeglang, Ipda Tomi Irawan membenarkan adanya kejadian ini. Kata dia, jika melihat barang bukti yang diamankan besar kemungkinan pencurian itu sudah direncanakan.
“Diduga pelaku dengan cara awalnya membuka pintu mobil sebelah kiri pada saat korban sedang mengganti ban mobilnya yang bocor. Iya, pasti terencana kemungkinan dibuntuti dari bank,” jelas Tomi, Selasa (7/7/2020).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Mochamad Nandar mengaku bahwa kasus tersebut sedang dalam penyelidikan pihaknya.
“Kami sudah check TKP dan mengumpulkan barang bukti. Kasusnya sedang kami tangani,” tutupnya.
Baca Juga: Ngebet Beli HP, Ahmad Basori Maling Kotak Amal di 5 Masjid
Berita Terkait
-
Pembagian BLT di Mandailing Natal Sumut Ricuh, Mobil Wakapolsek Dibakar
-
Diduga Gangguan Jiwa, Salman Bawa Bensin saat Merangsek ke Mako Brimob
-
Banyak Warga Tak Tersentuh Bantuan, APDESI Bantul Tuntut Hal Ini
-
Kontak dengan Pemudik dari DKI, Bocah 6 Tahun Asal Pandeglang Positif Covid
-
Gara-gara Bank Kekurangan Uang Tunai, Penyaluran BLT di NTT Terhambat
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup