SuaraBanten.id - Ditemukan fakta baru setelah polisi meringkus wanita berinisial A yang menjadi mucikari penyuplai pekerja seks komersial (PSK) di bawah umur untuk buronan Biro Investigasi Federal (FBI), Russ Albert Medlin.
Sejak ditangkap di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, rekam jejak A semakin terungkap.
Kapolsek Banjarsari AKP Suhara saat dihubungi BanteHits.com--jaringan Suara.com, A sempat bekerja sebagai baby sitter alias pengasuh bayi.
Namun, menurutnya, pekerjaan sebgai pengasuh anak itu ditinggalkan A dan tersangka lalu bekerja di tempat hiburan malam.
"Menurut keterangan dia mengasuh anak tetangganya. Sebelumnya juga di tempat hiburan di Jakarta,” katanya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah membekuk A, wanita yang menjadi mucikari PSK belia yang kerap disawa Medlin. Wanita berkerudung itu ditangkap saat melarikan diri ke Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, A melarikan diri ke atas bukit setelah mengetahui dirinya menjadi buruan polisi.
"Dia berada di satu bukit di sana. Setelah kita lakukan intrograsi awal, memang sejak kemarin yang bersangkutan semenjak mendengar kabar di media bahwa yang bersangkutan menjadi DPO Polda Metro Jaya kemudian dia melarikan diri kesana," kata Yusri kepada wartawan, Jumat (19/6/2020).
Yusri menyampaikan bahwa bukti tersebut berada jauh dari wilayah Kecamatan Majasari. Setidaknya untuk menuju lokasi tersebut membutuhkan waktu hingga berjam-jam.
Baca Juga: Mucikari Penyuplai Gadis Belia ke Buronan FBI Bersembunyi di Atas Bukit
"Dari kecamatan itu naik ke atas sekitar empat jam," ungkap Yusri.
Tag
Berita Terkait
-
Drama Tangis di Gang Royal! 3 PSK Kena Razia, Ngaku Jualan Kopi Padahal Kepergok di Kamar
-
Memilukan, PSK yang Dibunuh di Sidrap Ternyata Diantar Suami Temui Pelaku Pembunuhan
-
Sebelum Ditusuk, PSK di Sidrap Sempat Gigit Tangan Pelaku dan Teriak Minta Tolong
-
Kronologi Klien MiChat di Sidrap Habisi Wanita Karena Ditolak Minta 'Jatah Kedua'
-
CEK FAKTA: Benarkah Penghasilan PSK Bakal Kena Pajak? Heboh di Medsos
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang