SuaraBanten.id - Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatul Ulum, Cidahu, KH Muhammad Murtadho Dimyati meminta Pemerintah Kabupaten Pandeglang menghentikan pembangunan landmark di lereng Gunung Karang, Banten.
Salah satu ulama karismatik di Banten ini bahkan memperingatkan Pemkab Pandeglang akan datangnya azab dari Allah SWT bila tetap melanjutkan pembangunan landmark senilai Rp 3,8 miliar itu.
Rencananya, landmark tersebut akan dibangun di lahan Perhutani yang berada di lereng Gunung Karang, Kampung Baru, Desa Kadu Engang, Kecamatan Cadasari.
"Assalamualaikum…Yang terhormat Bupati Pandeglang, punten (maaf), peringatan kangge (buat) pemerintah Pandeglang, khususnya Perhutani. Mohon distop Landmark Pandeglang dan Villa Biru sebelum azab Allah SWT turun ke Pandeglang," demikian isi pesan tersebut dikutip dari Banten Hits—jaringan Suara.com—Sabtu (6/6/2020).
Ulama yang populer disapa Abuya Murtadho ini mengatakan, seharusnya Pemda Pandeglang mau belajar dari kasus Pemda Lebak yang juga berencana membangun hal serupa.
Hingga kini rencana pembangunan di Lebak tinggal kenangan saja.
"Tak akan mampu membangun selama lima hingga 10 tahun," ujar putra kedua almarhum KH Muhammad Dimyati (Abuya Dimyati Cidahu).
Menurut Abuya Murtadho, jika Pemkab Pandeglang ingin meningkatan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), seharusnya mengembangkan agro bisnis di lahan itu yang akan lebih bermanfaat bagi masyarakat setempat.
"Tingkatkan APBD Pandeglang dengan agro bisnis sesuai dengan lahan yang pasti barokah. Jangan menambah APBD dari sarang maksiat. Ingat, pertanggungjawaban Ibu Irna (Narulita, Bupati Pandeglang) dan SKPD Pandeglang nanti di Mahkamah Tertinggi, Robbul Jalil nantinya," pintanya.
Baca Juga: Perangi Rasisme, Michael Jordan Donasikan Rp 1,4 Triliun
Gunung Karang yang memiliki tinggi 1.778 meter di atas permukaan laut, merupakan gunung tertinggi di Banten.
Di puncak gunung terdapat Sumur Tujuh juga makam keramat yang 'disakralkan' warga. Bahkan menjadi lokasi favorit wisata ziarah di Banten.
Tak hanya itu, di lereng gunung ini pun banyak terdapat situs peninggalan prasejarah di Kampung Pasir Peutey.
Peletakan batu pertama proyek pembangunan landmark Pandeglang itu sudah dilakukan pada 14 Oktober 2019 silam yang dihadiri Bupati Pandeglang Irna Narulita.
Proyek itu akan memangkas lahan milik Perhutani di lereng Gunung Karang seluas 3.000 meter persegi. Landmark itu akan dibangun dengan panjang 150 meter, lebar 20 meter dan tinggi 20 meter.
Pemkab Pandeglang berharap dengan pembangunan landmark ini akan menjadi wisata kuliner, tempat singgah dan rekreasi.
Tag
Berita Terkait
-
Pilkada Saat Pandemi, KPU Pandeglang Butuh Tambahan Anggaran Rp 22 Miliar
-
Pemkab Pandeglang Temukan 5.000-an Data Ganda Penerima Bansos
-
Gus Miftah: Virus Corona Kurang Tepat Disebut Azab dari Allah, Tapi...
-
IRT Edarkan Uang Palsu di Pandeglang, Ditangkap Habis Beli Minyak Goreng
-
Abaikan Imbauan Penutupan Tempat Wisata, Seorang Anak Tewas di Kolam Renang
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Kapolri Mutasi Tiga Pejabat Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Ikut Berganti
-
Kahitna dan Arsy Widianto Meriahkan "Cerita Cinta Akhir Tahun" di ibis Styles Serpong BSD City
-
Dari Ajudan Jokowi, Kapolda Banten hingga Kapolri, Listyo Sigit Kini Jadi Tersangka
-
Bendungan Karian Menyusut, Pasokan Air Irigasi di Banten Dipastikan Aman
-
Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan