SuaraBanten.id - Suasana jalan di kawasan Pondok Cabe Ilir, Tangerang Selatan, Banten terlihat sepi kendati hari Raya Idul Fitri 1441 H tengah berlangsung, Minggu (24/5/2020). Di tengah pandemi virus corona, jalan yang biasanya dihiasi warga untuk halal bihalal atau silaturahmi nampak lengang.
Dari pantauan Suara.com, kawasan Jalan Talas IV Pondok Cabe Ilir tak terlihat sibuk. Sebagian besar warga memilih berada di dalam rumah, alih-alih menjalankan tradisi halal bihalal yang biasanya cukup semarak tiap tahunnya.
Kendati proses halal bihalal tak berhenti sepenuhnya, jumlah orang yang aktif seusai menggelar shalat Idul Fitri--kawasan Pondok Cabe memutuskan tetap menggelar salat berjamaah--terpantau jauh lebih sedikit. Pukul 09.30 WIB, jalanan lebih banyak dihiasi kendaraan bermotor yang lalu lalang.
Perbedaan drastis suasana lebaran di kawasan Pondok Cabe Ilir turut diamini oleh Yani, salah seorang warga. Meski banyak penduduk yang urung pulang kampung, suasana desanya tidak berubah jadi semarak.
"Saat malam takbiran juga sudah kelihatan, nggak seramai tahun-tahun sebelumnya. Orang mungkin sungkan ke luar karena adanya virus (Corona) ini," ujar Yani kepada Suara.com, Minggu (24/5/2020).
"Tapi ya saya sih nikmati saja. Toh saat ngumpul sama keluarga juga suasana kan gak jauh beda. Yang penting bisa bareng keluarga saja," tambahnya.
Merujuk data pantauan Covid-19 Tangerang Selatan, lewat laman https://lawancovid19.tangerangselatankota.go.id, kota yang terbentuk pada 2008 itu telah mencatatkan 215 kasus positif di mana jumlah kematian menembus angka 24 orang.
Sebelumnya, Walikota Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany menegaskan bahwa pihaknya melarang seluruh kegiatan yang mengumpulkan orang banyak termasuk sholat Ied.
Meski begitu, dirinya enggan mengungkapkan secara jelas apa sanksi dari pelanggaran PSBB Kota Tangerang Selatan yang dikatakan bakal berlangsung hingga akhir Mei 2020.
Baca Juga: Hari Raya Idul Fitri, Hati-hati Daging Ayam Juga Tingkatkan Kolesterol!
Berita Terkait
-
Pesan Imam Salat Ied: Dekatkan Diri Pada Allah Agar Corona Berakhir
-
Warga Bogor Gelar Salat Ied di Masjid, Begini Suasananya
-
Halo Warga Jateng! Gubernur Ganjar Gelar Silaturahmi Virtual, Ini Caranya
-
Masjid Tak Gelar Sholat Ied, Warga Sholat di Jalanan Kampung
-
Antisipasi Corona, Ridwan Kamil Ajak Warga Silaturahmi Secara Online
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman
-
Sering Kirim Santri ke Luar Negeri, Ponpes Darul Quran Tangerang Dibekali Ini
-
Libur Sekolah Dongkrak Mobilitas Udara, Jutaan Penumpang Diprediksi Padati Bandara
-
Pertamax Naik Rp4.000 Per Liter, Warga Tangerang Ramai-ramai Turun Kelas ke Pertalite
-
Anak Korban Pembunuhan di Gelam Serang Murka: Ibu Saya Tak Minta Uang, Justru Dia yang Matre