SuaraBanten.id - Seorang anggota DPRD Kabupaten Tangerang berinisal CIW dilaporkan Yanah Apriyanti (40), istrinya ke Polres Metro Tangerang Kota. Yanah memberanikan diri melapor ke polisi karena menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan suaminya.
Saat dipukuli hingga lebam, Yanah juga mengaku sang suami sempat menyiramkan air ke wajahnya. Peristiwa itu berlangsung di kediaman mereka di Komplek Mutiara Garuda Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
Akibat aksi penganiayaan itu, dengan membawa bukti visum, Yanah lalu melaporkan suaminya ke Polres Metro Tangerang Kota, Jumat (8/5/2020) lalu.
Dia mengaku, aksi penganiayaan yang menimpanya itu karena dituduh berselingkuh dengan lelaki lain tanpa bukti yang jelas. Tiba-tiba CIW datang ke rumah dengan penuh emosi menanyakan keberadaan lelaki yang disangka kekasih gelapnya.
“Saya waktu itu sedang cuci piring di dapur. Saya bingung juga dia datang marah-marah terus dia nanya mana itu lelaki, mana itu lelaki. Terus dia cari-cari ke kamar pertama dan periksa semua kamar, pokoknya semua dia periksain enggak ada, sampai dia naik ke genteng tidak ada lelaki,” ujar Yana seperti dilansir Bantennews.co.id--jaringan Suara.com.
Setelah lelah tak menemukan yang dicari, Politisi Nasdem ini masih terbakar emosi tanpa pikir-pikir Yanah dibuat tersungkur, pukulan bertubi-tubi dengan tendangan di tubuh yang sudah tidak berdaya.
“Sampai bibir atas lebam, paha kiri kanan lebam, lengan tangan kiri dekat pundak lebam,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres metro Tangerang Kota AKBP Burhanudin menyampaikan telah menerima laporan dari Yanah Apriyanti korban dugaan kasus penganiayaan yang disinyalir dilakukan oleh suami sirinya tersebut.
“Laporannya sudah kami terima dengan nomor LP TBL/B/398/V/2020/PMJ/Restro Tangerang Kota. Dengan kasus Penganiyaan Pasal 351 KUHP. Dan kini kita tindaklanjuti,” kata Burhanudin melalui pesan singkat.
Baca Juga: Nasib Tragis Janda Tunawicara, Diperkosa di Belakang Alfamart lalu Dibunuh
Berita Terkait
-
Tegur Suami saat Mabuk-mabukan di Rumah, Dokter Ini Malah Dianiaya
-
Pengacara Ungkap Bahar Smith Pernah Dibui karena Rusak Warung Remang-remang
-
Ngeri! Pria Ini Diperkosa Istri Selama 10 Tahun, Dicakar hingga Ditonjok
-
Ini Motif Oknum Ormas Aniaya Tokoh Agama di Sukabumi
-
Tak Ditolong Mengecas HP, Ayah Membabi Buta Gebuki Anaknya Pakai Balok
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang
-
Lahan SPBU BP-AKR Rawabuntu Makan Badan Jalan? Dishub Tangsel Lakukan Assesment Ulang
-
Khianati Kepercayaan Majikan, Baby Sitter Asal Lampung Nekat Bawa Kabur Balita 1,5 Tahun ke Sumatera
-
MoU dengan Bank Banten, Pemkot Siapkan Sistem Keuangan RSUD Cilegon Lebih Modern
-
Satgas MBG Cilegon Ungkap Hasil Lab, Dua Sampel Positif Terpapar Bakteri