SuaraBanten.id - Budi (56) tahun dibunuh anaknya sendiri dengan sadis di rumahnya di Cilegon. Budi digorok lehernya. Namun sebelum digorok, dia dipukul lebih dengan palu.
Peristiwa seorang anak gorok leher bapaknya sendiri itu terjadi di Cilegon. Pembunuhan sadis itu terjadi karena sang anak dilarang keluar malam oleh ayahnya. Pembunuhan sadis itu diduga terjadi menjelang santap sahur.
Pembunuhan ini karena pelaku bernama David (26) dilarang keluar malam oleh bapaknya, Budi (56). Antara pelaku dan korban yang merupakan bapak dan anak ini terjadi cekcok.
Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Maryadi mengatakan polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembunuhan sadis di Lingkungan Cikerut, Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Selasa (19/5/2020) pagi itu.
“Motifnya memang diawali dari anak ini depresi, namun kita perlu pemeriksaan lebih lanjut. Awalnya hanya pelaku dilarang agar tidak keluar malam, kemudian cekcok sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, dan pukul 05.00 WIB terjadi tindak pidana pembunuhan,” ujar Kasat ditemui wartawan di lokasi kejadian.
Dari hasil olah TKP, pihaknya menemukan barang bukti berupa palu dan golok.
“Jadi sebelum digorok, korban dipukul menggunakan palu oleh korban di bagian kepala. Kemudian pelaku melihat golok dan langsung membacok korban pada bagian leher,” terangnya.
Saat ini pelaku sudah ditangkap Satreskrim Polres Cilegon untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Akibat perbuatannya, kata kasat, pelaku diancam Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan hukuman seumur hidup.
Baca Juga: Sepele! Anak Gorok Leher Bapak di Cilegon karena Dilarang Keluar Malam
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Alih Fungsi Kali Ciputat Jadi Bintaro Xchange Mall Diduga Cacat Hukum dan Salah Gunakan Wewenang
-
Lahan SPBU BP-AKR Rawabuntu Makan Badan Jalan? Dishub Tangsel Lakukan Assesment Ulang
-
Khianati Kepercayaan Majikan, Baby Sitter Asal Lampung Nekat Bawa Kabur Balita 1,5 Tahun ke Sumatera
-
MoU dengan Bank Banten, Pemkot Siapkan Sistem Keuangan RSUD Cilegon Lebih Modern
-
Satgas MBG Cilegon Ungkap Hasil Lab, Dua Sampel Positif Terpapar Bakteri