SuaraBanten.id - Muhammad Latif, pemuda di Kota Serang Banten tambah membuat warga geger setelah resah dengan wabah virus Corona (Covid-19). Latif membuat heboh lantaran mengaku-ngaku sebagai juru selamat atau Imam Mahdi.
Selain mengklaim bisa berbicara dengan malaikat dan kerap bertemu nabi dalam mimpi, Latif disebut mendirikan perguruan spiritual bernama Naga Derajat. Di awal mendirikan perguruan itu, Latif memiliki tujuh murid yangtersebar di Kaujon, Pakupatan, Komplek Taman Alam Lestari, Bandung dan Kalimantan.
Seperti dilansir dari Bantennews.co.id--jaringan Suara.com, kemarin, pemuda jebolan salah satu pesantren di Taktakan, Kota Serang ini suka melakukan perjalanan spiritual dan kerap kali kesurupan.
Kasus ini mencuat setelah polisi mendapatkan kabar dari warga terkait pengakuan Latif tersebar di media sosial dengan akun Suahrty_Muslimah. Imbas dari klaimnya tersebut, sejumlah ormas untuk menggeruduk rumah pemuda itu kawasan Taktakan, Kota Serang, Banten pada Sabtu (18/4/2020) siang.
Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Polres Serang Kota langsung mengamankan Latif dan menyerahkan ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang untuk proses pembinaan.
“Sudah diserahkan ke MUI. Kebetulan MUI yang punya kewenangan untuk melaksanakan pembinaan. Pada (Sabtu 18 April 2020) juga bersama MUI mengamankannya,” kata Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono, kemarin.
Terpisah, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang, Amas Tajudin menyampaikan, bahwa Lutfi mengaku Imam Mahdi karena alasan ciri-ciri fisik yang dimilikinya. Pengakuan itu rupanya diamini oleh pengikutnya di Kota Serang.
“Sehingga ML menyebarkan keyakinannya sebagai Imam Mahdi ala Minhajin Nubuwah al Khilafah melalui jejaring medsos dengan lima akun yang dibuatnya dengan nama yang berbeda-beda, bahkan sang Imam Mahdi ini dalam salah satu akun pribadinya mengaku sebagai keturunan nabi dan bergelar habib," kata Amas.
“Muhamad Latif menjelaskan kepada Ketua MUI Kota Serang (KH Mahmudi) dan saya bahwa dirinya pernah bertemu Nabi Muhammad SAW dalam mimpi, dan bertemu Malaikat Jibril langsung dalam wujud manusia,” kata Amas.
Baca Juga: Ngeluh Sesak hingga Sulit BAB, Tukang Kacang Rebus Tewas saat Diiisolasi
Latif mengaku setelah membaca Al-Quran dan mengamalkan wirid yang ia dapat sendiri makin yakin bahwa ia adalah Imam Mahdi yang disebutkan dalam hadis.
Ia semakin yakin karena memiliki tiga ciri utama Imam Mahdi.
“Menurutnya ciri itu adalah tanda hitam (tanda lahir) di tangan kirinya berbentuk segitiga menghadap kiblat, yang kedua ujung rambut berwarna cokelat kemerahan sejak lahir, dan ketiga memiliki jidat lebar dan hidung melengkung, itulah kata dia ciri utama Imam Mahdi,” kata Amas menirukan jawaban Latif.
Muhamad Latif juga menggunakan aplikasi media sosial sebagai media meyakinkan dirinya dan pengikutnya sebagai Imam Mahdi.
Setelah berdialog dengan Latif, MUI Kota Serang menyimpulkan keyakinan Muhamad Latif tidak sesuai dengan prinsip dasar ajaran agama Islam.
“Muhamad Latif dikembalikan kepada keluarganya karena masih bisa dibimbing dan dibina untuk memperoleh ajaran Islam yang benar,” kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Dituding Sesat, Muhammad Latif Si Imam Mahdi Banten Dilepas
-
Detik-detik Pengkapan Imam Mahdi Banten Muhammad Latif, Ngotot Gebrak Meja
-
Sosok Muhammad Latif, Sang Juru Penyelamat Imam Mahdi dari Serang Banten
-
Ciri Jidat Lebar hingga Tanda Lahir Segitiga, Latif Akui Dirinya Imam Mahdi
-
Ngaku Imam Mahdi, Latif Klaim Mimpi Nabi dan Ngobrol dengan Malaikat Jibril
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
Terkini
-
Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara
-
Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka
-
Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak
-
Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane
-
10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda