SuaraBanten.id - Seorang lelaki di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang meninggal karena virus corona, Senin (30/3/2020). Sampai meninggal, dia berjuang sendiri melawan ganasnya virus corona.
Nyawanya tidak tertolong di RS Sari Asih Sangiang Priuk Kota Tangerang selama penanganan 8 hari. Lelaki ini dengan mandiri ke rumah sakit, sampai dirawat.
Puryanto, Ketua RW di lingkungan almarhum membenarkan salah satu warganya meninggal dunia akibat wabah virus corona. Info itu ia dapat dari anak korban bahwa telah diisolasi di RS Sari Asih sejak dinyatakan positif.
“Betul pak meninggal gara-gara virus corona, saya dapat kabar dari anak korban. Ternyata sudah 8 hari ditangani di RS Sari Asih Sangiang,” ujar Puryanto saat dihubungi, Senin (30/3/2020)
Sementara itu, saat dikonfirmasi Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hery Heryanto mengaku bahwa pasien tersebut bukan hasil dari rujukan dari pihaknya.
“Yang bersangkutan bukan rujukan dari kita, melainkan rujukan rumah sakit inisiatif sendiri untuk ditangani,” kata Hery
Kendati demikian, Hery menuturkan bahwa jenazah korban virus corona ini akan dimakamkan ke Tempat Pemakaman Khusus di Belaraja, Kabupaten Tangerang. Pihaknya tengah melakukan penjemputan ke RS Sari Asih Sangiang Priuk Kota Tangerang.
“Kita menyiapkan khusus dan petugasnya juga khusus,” bebernya.
Baca Juga: Pemprov Akui Ada Pedagang Tanah Abang Pasien Corona Kabur dari RS
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Polres Tangsel Buru Debt Collector Penikam Advokat: Tak Ada Ruang Bagi Kekerasan
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Lawan Balik! Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Tukang Opang di Pandeglang Gugat Gubernur dan Bupati
-
Biaya Service AC Mobil Membengkak? Bisa Jadi Karena Oli & Dryer Terlambat Diganti