SuaraBanten.id - Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wilayah Banten Ati Pramudji Hastuti menyatakan pihaknya masih mendata tenga medis, para medis yang akan dikarantina. Termasuk tempat mereka beristirahat selama menangani pasien virus corona.
Jika Pemprov DKI Jakarta menempatkan tenaga medis di hotal milik BUMD, Pemprov Banten justru berencana menempatkan tenaga medis di gedung lama.
Gedung itu adalah gedung bekas Pendopo Gubernur Banten, Jalan Brigjen Syam’un. Tepat di seberang Alun alun Barat Kota Serang.
“Sebelumnya kami sudah konsep karantina, tapi bagi tenaga medis dan para medis yang ingin karantina kami sediakan tempat di Pendopo (Gubernur Banten) Lama,” kata Ati yang juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Kamis (26/3/2020).
Dari hasil diskusi pihaknya menganggap Tenga medis dan para medis di RSUD Banten tak perlu menjalani karantina sesuai dengan informasi awal 14 hari kerja, 14 hari karantina.
“Kalau sudah dipisah zona infeksius dan non infeksius tak perlu karantina sudah aman,” katanya.
Apalagi menurutnya, petugas medis di RSUD Banten saat ini sudah dibekali dengan alat pelindung diri (APD) yang relatif lengkap.
“Tapi karena ada petugas yang tidak ingin pulang kami sediakan ruangan sendiri sebuah tempat di Pendopo Lama bisa digunakan untuk mereka. Kami masih list, di sana sudah ada kamar, AC dan lain-lain,” jelas Ati.
Hingga saat ini, kata Ati ada sekira 594 petugas di RSUD Banten yang terdiri dari petugas medis, para media dan petugas non medis.
Baca Juga: Pasien Virus Corona di RSUD Banten Tak Terurus dan Terlantar
“Mereka dibagi menjadi tiga shift,” katanya.
Berita Terkait
-
Pasien Virus Corona di RSUD Banten Tak Terurus dan Terlantar
-
Dosen IAIN Kediri Meninggal di Tengah Wabah Corona, Kampus Panik
-
Dokter RSUP Adam Malik Medan Positif Virus Corona
-
Giliran Balai Diklat Kemendagri Bogor Jadi RS Darurat Virus Corona
-
Corona Guncang Ekonomi Dunia, Gaji Pemain Premier League Disunat 50 Persen
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban