SuaraBanten.id - Anggota DPRD Kota Cilegon dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon memberikan hand sanitizer secara cuma-cuma kepada warga.
Pembagian itu disebut sebagai bagian inisiatif dan bentuk kepedulian Fraksi PKS di DPRD Cilegon terhadap merebaknya wabah Virus Corona yang menjangkit di beberapa wilayah.
“Jadi semua caleg PKS Cilegon melakukan hal itu (membagikan hand sanitizer-red) kepada masyarakat,” ujar Anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi PKS Qoidattul Sita seperti diberitakan Bantennews.co.id-jaringan Suara.com pada Rabu (25/3/2020).
Dalam agenda tersebut, pihaknya DPRD Kota Cilegon dari Fraksi PKS juga menggandeng anggota DPRD Provinsi Banten.
Untuk agenda tersebut, Sita mengemukakan total hand sanitizer yang dibagikan mencapai seribu botol.
“Tapi ada yang saya tambahin dari pribadi juga seperti pembagian masker,” katanya.
Karena produk hand sanitizer dari PKS, cairan pencuci tangan itu juga dipasang foto masing-masing kader.
“Iya sengaja (ada fotonya) nanti di bagi-bagiinnya kan sesuai dengan dapil masing-masing,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Cilegon Abdul Ghoffar mengatakan, program tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian PKS atas merebaknya Virus Corona.
Baca Juga: Pemuda di Kulon Progo Sulap Studio Jadi Tempat Bagi-bagi Hand Sanitizer
“Botol sanitizer ini akan disebar ke warga di delapan kecamatan se-Kota Cilegon bekerjasama dengan struktur DPC dan DPra PKS,” katanya dikutip dari akun medsosnya.
Berita Terkait
-
Rumah Sakit Virus Corona di Pulau Galang Beroperasi Senin Pekan Depan
-
Pernah ke Jakarta, Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 Meninggal di RSUP Kepri
-
Dibuka 30 Maret, Begini Penampakan RS Khusus Corona di Pulau Galang
-
Sejak Hari Ini, RSUD Banten Tutup untuk Umum, Fokus Tangani Pasien Covid-19
-
Pemuda di Kulon Progo Sulap Studio Jadi Tempat Bagi-bagi Hand Sanitizer
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi