SuaraBanten.id - Dai kondang Ustaz Abdul Somad atau Ustaz Somad dipastikan batal ceramah di tabligh akbar yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam perayaan HUT Pandeglang 2020. Sedianya UAS akan berceramah pada 1 April mendatang.
Pembatalan setelah adanya himbauan dari pemerintah untuk menunda kegiatan yang melibatkan orang banyak setelah mewabahnya COVID-19 di beberapa daerah termasuk di Banten.
Kabag Humas Pemkab Pandeglang Tb Nandar Suptandar mengungkapkan, rangkaian kegiatan HUT Pandeglang yang kerap digelar tiap 1 April ditiadakan. Pihaknya belum mengetahui apakah paripurna istimewa HUT Pandeglang yang dilakukan atau tidak oleh DPRD.
"Kegiatan ditiadakan, tinggal kita tunggu satu acara lagi yaitu paripurna di DPRD karena itu domainnya di DPRD. Tapi kalau kegiatan tablig akbar dengan Abdul Somad, ramah tamah, pagelaran seni budaya dan roudshow juga akan dibatalkan," kata Nandar di Gedung Setda Pandeglang, Kamis (19/3/2020).
Nandar mengatakan, rangkaian kegiatan HUT Pandeglang sangat panjang sehingga ada sejumlah kegiatan yang dibatalkan dan ada juga yang di alihkan waktu ke Mei. Yang jelas kegiatan ziarah ke makam pahlawan dipastikan ditiadakan sebab biasanya kegiatan ini dilakukan akhir bulan Maret atau 1 April.
"Ada yang ditunda ada yang dihilangkan. Kalau ziarah itu kan sudah tradisi biasanya 31 maret atau tanggal 1 April. Karena rangkaian kegiatan ini sangat panjang bisa dialihkan ke bulan Mei," jelas Nandar.
Dibatalkannya acara tablig akbar yang dihadiri oleh UAS juga disampaikan oleh Bupati Pandeglang Irna Narulita. Menurutnya, pasca mewabahnya COVID-19 banyak keputusan yang harus diambil secara bijaksana agar tidak mendapatkan masalah baru termasuk keputusan membatalkan acara tablig akbar.
"Bukan ditunda tapi di batalkan. Ustaz Abdul Somad sudah menyampaikan stetmennya di setiap tempat ditunda," ungkap Irna.
Irna memang telah mengumumkan dalam postingan akun Instagram @irnadimyati terkait pernyataan lewat potongan video yang disampaikan UAS. Ia tidak bisa mengisi acara pasca adanya imbauan dari pemerintah pusat hingga daerah untuk menghindari kerumunan massa sebagai upaya pencegahan penularan virus Corona.
Baca Juga: Persija Punya Pemain Baru, Ismed Sofyan Tak Masalah Jadi Pelapis
"Assalamualaikum Wr Wb. Menindaklanjuti himbauan dunia internasional, pemerintah pusat, provinsi, kabupaten kota, kampus sekolah dan institusi agar menghindari kerumunan massa, tidak ada kontak langsung. maka saya tidak dapat mengisi jadwal-jadwal dalam waktu dekat ini sejak 16 Maret 2020 hingga batas waktu yang tidak ditentukan, hingga kembali kondusif. semoga dapat memaklumi mohon maaf Wassalamu'alaikum Wr Wb," ungkap UAS di Instagram Irna.
Kontributor : Saepulloh
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang