SuaraBanten.id - Sampai, Kamis (19/3/2020) terdapat 2 orang warga banten yang meninggal dunia karena virus corona. Sementara 10 orang dinyatakan positif virus corona.
Data tersebut telah dirilis melalui https://infocorona.bantenprov.go.id/covid-19/topic/16 pada Kamis (19/3/2020) pukul 09.30.17 WIB. Sementara 5 pasien dari Kabupaten Tangerang, 1 pasien dari Kota Tanggerang dan 2 pasien dari Tangerang Selatan masih dirawat.
Sementara itu, pasien dalam pengawasan (PDP) di Banten sebanyak 30 orang. Sebanyak 25 orang masih dirawat di rumah sakit dan 5 orang dinyatakan sembuh.
Orang dalam pengawasan (ODP) di Banten sebanyak 144 orang. Terdiri dari 93 orang masih dipantau dan 15 orang dinyatakan sembuh.
Sebelumnya, Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes sekaligus Juru Bicara (Jubir) Penanganan Wabah Virus Corona Achmad Yurianto menyatakan pasien positif virus corona di Banten bertambah 4 orang, jadi 10 orang.
“Betul, Banten ada tambahan empat orang positif (virus Covid-19),” kata Yuri kepada BantenNews.co.id melalui sambungan telepon, Rabu (18/3/2020).
Kendati demikian Yuri tidak menyebut secara spesifik dari mana pasien positif Covid-19 tersebut.
“Banten kan luas. Dari mulai Cikeusik sampai Tangerang,” kata Yuri singkat.
Daerah rawan
Terdapat puluhan kawasan rawat penyebaran virus corona. Di kawasan itu terdapat puluhan pasien positif virus corona dan juga orang dalam pemantauan virus corona.
Baca Juga: CEO Operator Telko Terbesar Dinyatakan Positif Virus Corona
Di wilayah Kabupaten Tangerang sebanyak 22 titik dan terdapat 65 orang yang terdampak. Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Rabu (18/3/2020).
Tercatat ODP (orang dalam pemantauan) sebanyak 56 dan PDP (pasien dalam pengawasan) ada 9 orang. Sedangkan pasien yang postif terkena Covid-19 ada 4 orang, negatif 2 orang, dan 3 orang lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan.
“Pasien laki-laki ada 41 orang dan perempuan ada 24 orang,” papar Desriani.
Menurut dia, masifnya penyebaran virus corona ini terjadi dari dari orang ke orang melalui percikan air liur yang sakit pada saat mereka batuk dan bersin. Menimbulkan penyebaran virus tersebut semakin meluas.
Berdasarkan informasi yang dilansir BantenNews.co.id, saat ini menunjukkan sebaran lokasi virus corona ini hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang.
Di antara lain, Kelapa Dua ada 11 orang, Cikupa 5 orang Pagedangan 8 orang, Cisauk 6 orang, Binong 5 orang, Kosambi 5 orang, Curug ada 4 orang.
Sementara titik-titik wilayah dengan warga terdampak 1-2 orang adalah Legok, Sukadiri, Suradita, Sepatan, Jalan Emas, Kronjo, Bojong Kamal, Mekar Baru, Jalan Kutai, dan Bojong Nangka. Lalu juga di Sindang Jaya, Rajeg, Tigaraksa, Teluknaga, serta Pakuhaji.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup