SuaraBanten.id - Lelaki paruh baya bernama Bai Sopandi (62) menganiaya istri isrinya secara membabi buta dengan sebilah badik.
Aksi penusukan itu diduga karena pelaku murka karena istrinya meminta cerai. Akibat dari perbuatan Sopandi, korban mengalami tiga tusukan di bagian perut dan belakang punggungnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sopandi diduga sudah merencanakan aksinya untuk menusuk korban.
Kasatreskrim Polres Pandeglang Iptu Mochamad Nandar mengatakan, peristiwa itu bermula saat pelaku mendatangi rumah sang istri di Kampung Pematang Sempur, Kecamatan Cikeusik, Pandeglang, Banten, Kamis (20/2/2020) kemarin.
Tanpa banyak cincong, Sopandi secara membabi buta menusuk korban yang sedang dalam posisi duduk di kasur di ruang tengah.
"Pelaku menusuk sebanyak tiga kali, dua kali di bagian perut kiri dan satu kali di bagian punggung dengan menggunakan badik yang sudah disiapkan dari rumah pelaku," kata Nandar dalam keterangan tertulisnya yang diterima Suara.com, Jumat (21/2/2020).
Beruntung, sang istri bisa menyelamatkan diri setelah kabur keluar rumah melalui pintu belakang. Sementara, Sopandi langsung pergi dengan menggunakan sepeda motor ke arah Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak.
Polisi baru bisa meringkus Sopandi ketika telah menerima laporan dari korban.
Pelaku akhirnya menangkap pelaku saat berada di Jalan Raya Kampung Cikareo, Desa Sukawaris, Kecamatan Cikeusik
Menurutnya, motif pelaku melakukan aksinya diduga karena ada unsur kecemburuan.
Baca Juga: Suami Bunuh Istri Gara-gara Tulis Status di Facebook sebagai Janda
"Diduga ada unsur kecemburuan, korban sempat meminta cerai, masih dalam pengembangan," kata dia.
Kontributor : Saepulloh
Berita Terkait
-
Durhaka! Anak Tusuk-tusuk Ibunya Sendiri di Petamburan Pakai Gunting
-
Tusuk Istri karena Dikira Dajal, Dosen Azwar Teriak-teriak Mengamuk di Sel
-
Tusuk Istri karena Dikira Dajal, Dosen Azwar Saat Muda Kecanduan Narkoba
-
Ketakutan Dikira Dajal, Dalih Dosen Azwar Tikam Istrinya Berkali-kali
-
Videokan Istri saat Ditusuk-tusuk, Dosen Azwar Histeris di Kantor Polisi
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak
-
Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan
-
Dugaan Pemerasan dan Bullying Intimidasi Siswi SMPN 10 Ciputat, Polisi Mulai Investigasi