“Ketika berkunjung ke sana, saya sangat terkejut dengan kondisi lingkungan yang mengkhawatirkan. Sebab, ekspektasi awal ketika saya ke sana akan mendapatkan pemandangan yang indah akan alam yang sejuk hijau dan rindang akan pepohonan. Namun sampai di sana, saya disuguhkan dengan gundulnya dan gersangnya suasana wisata Negeri di Atas Awan,” katanya bercerita pengalamannya.
Hal itu sebut dia, sangat di luar ekspektasi. Setelah menempuh perjalanan jauh, namun ternyata disuguhkan pemandangan yang menurutnya sendiri sangat menghawatirkan untuk ke depannya.
Bagaimana tidak, di sela-sela waktu liburannya beberapa waktu yang lalu, ia sempat berbincang dengan rekannya dan menganalisa keadaan yang begitu buruk.
“Saya mengatakan, jika ada hujan dengan intensitas besar ini akan terjadi suatu bencana alam. Dan terbukti, musim hujan yang baru beberapa hari saja sudah menghancurkan 2 Kecamatan di selatan Provinsi Banten,” tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Tertimbun Dalam Lubang Eks Tambang Emas, Sembilan Warga Berhasil Dievakuasi
-
Bawa Senter Panjat Tower Indosat, Lelaki Misterius Tewas Usai Terjun Bebas
-
Melihat Perpustakaan Untuk Penyandang Tunanetra
-
Ganti Plat Nomor Jadi A LLOO OH, Anggota DPRD Lebak Ditilang Polisi
-
Menikmati Negeri di Atas Awan Puncak Bukit Gancik, Bisa Lihat Sunrise!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang