SuaraBanten.id - Pihak keluarga turis yang hilang saat menyelam di perairan Pulau Sangiang, Kabupaten Serang, Banten menjanjikan hadiah sayembara total Rp 1,5 miliar bagi siapa saja yang bisa menemukan tiga turis yang hilang sejak Minggu (3/11/2019) itu.
Turis yang belum ditemukan itu atas nama Tian Yu (35) dan Nam Wang Bingyang (51) yang masing-masing dibanderol Rp 750 juta.
Wang Rounam, perwakilan dari keluarga Nam Wang Bingyang membenarkan bahwa pihaknya juga membuat sayembara dengan nominal Rp 750 juta.
“Iya benar kita membuat informasi itu untuk keluarga kami Nam Wang Bingyang. Kemarin kan ada tiga yang hilang, dua warga China dan satu warga Singapura,” ujarnya sebagaimana dilansir Bantennews.co.id (jaringan Suara.com), Rabu (6/11/2019).
Dia menyatakan bahwa bagi siapa saja yang menemukan agar segera menghubungi nomor yang tertera pada selebaran informasi tersebut.
“Korban ini tidak bisa berbahasa Indonesia. Kalau menemukan langsung saja hubungi nomor yang tertera,” ucapnya.
Saat ini petugas Basarnas dan tim gabungan terus melakukan pencarian kepada korban tenggelam dan belum ada hasil. Pihak keluarga juga hingga kini masih menunggu di posko pencarian yang berlokasi di Dermaga II Pelabuhan Merak.
Diketahui, pada Minggu (3/11/2019) tiga orang turis asing dilaporkan hilang saat menyelam di perairan Selat Sunda, tepatnya di kawasan perairan Pulau Sangiang.
Ketiga korban yang hilang itu sebelumnya datang ke lokasi penyelaman bersama tiga orang lainnya. Total ada enam orang yang dibagi menjadi dua kelompok penyelam.
Baca Juga: Korban Hilang di Perairan Pulau Sangiang Bukan Petinggi Wuling
Penyelaman dilakukan pada Minggu siang pukul 13.30 WIB. Kemudian pada pukul 14.45 WIB satu tim naik ke permukaan. Sementara satu tim lainnya tidak muncul. Diduga, ketiga turis yang hilang itu tenggelam karena terseret derasnya air di perairan Pulau Sangiang.
Berita Terkait
-
Tim Penyelam Mencari Tiga WNA China yang Hilang Hingga Palung Laut
-
Pencarian Penyelam WNA China yang Hilang Diperluas ke Perairan Ujung Kulon
-
Beredar Sayembara, Bisa Temukan Penyelam Tiongkok Dihadiahi USD 50 Ribu
-
Korban Hilang di Perairan Pulau Sangiang Bukan Petinggi Wuling
-
Ini Penjelasan PT Wuling Soal Karyawannya yang Hilang di Perairan Banten
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Rekor Tiga Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Jakarta, Bareskrim Buru Jaringan Pilot Malaysia
-
Judol dan Pinjol Intai Buruh Banten, Ada Pekerja Terlilit Utang Miliaran hingga Kena PHK
-
Pilot Malaysia Terbangkan Pesawat ke Indonesia dalam Kondisi Positif Kokain hingga Ekstasi