SuaraBanten.id - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengakui adanya surat perintah dari Kecamatan Ciputat terkait keharusan memakai gamis hitam bagi pegawai perempuan setiap hari Jumat.
Namun, seperti diketahui bahwa surat itu belum bernomor, dan tidak ada tanda tangan camat serta stempel. Hal itu dia ungkapkan setelah melewati penyelidikan terlebih dahulu dari mana asal surat tersebut.
“Jadi itu surat mungkin dibuat oleh staf karena miskomunikasi antara staf dan camat soal pembahasan mengenai pakaian khusus hari Jumat. Setelah dicek, ternyata beda, sehingga tidak jadi ditandatangani," kata Benyamin ketika berada di Kantor DPC PKB, Bambu Apus, Pamulang, sebagaimana dilansir Bantennews.co.id (jaringan Suara.com), Minggu (13/10/2019).
Menurut Ben, miskomunikasi yang dimaksud adalah ketika Camat Ciputat meminta agar pakaian petugas di ruang pelayanan yang sebelumnya terlihat transparan berwarna putih untuk diganti menjadi warna gelap. Namun salah satu stafnya salah memahami, sehingga akhirnya ditulis dalam surat perintah menjadi gamis hitam.
"Itulah kenapa tidak jadi ditandatangani, karena sudah ada peraturan yang mengatur mengenai pakaian dinas itu," katanya.
Menurut Ben, kini pihaknya telah memerintahkan inspektorat untuk turun mengecek bagaimana surat yang tidak jadi ditandatangani bisa tersebar luas ke media sosial. Jika ada unsur kesengajaan, maka dipastikan penyelesaiannya melalui jalur hukum.
“Saya sudah perintahkan inspektorat untuk investigasi hal ini. Apa sengaja atau tidak sengaja. Kalau ini adalah kesengajaan dengan niat-niat tertentu yang tidak baik, maka barang tentu kita laporkan,” kata dia.
Berita Terkait
-
Viral Pegawai Kecamatan Ciputat Wajib Pakai Gamis, Camat: Tidak Pernah Ada
-
Adopsi Corporate Identity Terkini, Gerai Mazda Hadir di Tangsel
-
Nur Asia Istri Sandiaga Uno Putuskan Tak Ikut Pilkada Tangerang Selatan
-
Modal Pergaulan, Tukang Galon Nekat Maju di Pilkada Tangsel 2020
-
Dari Pirang hingga Botak, Buronan Begal Payudara Masih Berkeliaran
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Buka Akses Kerja Inklusif, BRI Kembali Gelar Peduli Sahabat Disabilitas
-
Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri
-
Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan
-
Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri
-
Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal